by

Ketua DPRD Bolsel Arifin Olii Pimpin Rapat Paripurna Tahap II LKPJ Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2019

Mediatotabuan.co, Bolsel – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar rapat Paripurna Tahap II, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) bupati, akhir tahun anggaran 2019, Jumat (8/5).

Bupati Bolsel Iskandar Kamuru turut menghadiri Rapat Paripurna yang digelar oleh DPRD Bolsel.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Bolsel Arifin Olii, didampingi para wakil ketua dan 9 anggota DPRD Bolsel.

Dalam laporan Pansus yang dibacakan Zulkarnain Kamaru, menyasar persoalan indeks pembangunan manusia (IPM), terutama bidang pendidikan agar lebih diprioritaskan kepada putra-putra daerah untuk mendapatkan beasiswa S1, S2.

Tak hanya itu, Ia meminta setiap SKPD tetap melakukan evaluasi dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah secara baik, terukur dan efektif.

“Seperti pendataan bantuan sosial bagi masyakarat, datanya harus valid agar bantuan bisa tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu,” tegas ZK sapaan akrabnya.

ZK juga menambahkan, demikian juga RSUD dalam berikan pelayanan pada masyarakat harus maksimal.

“Untuk ambulance harusnya digratiskan untuk pasien yang mengunakan BPJS bersubsidi,” terangnya.

Sementara, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru dalam sambutanya mengatakan Pemda Bolsel salah satu daerah yang mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pengelolaan keuangan daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik indonesia (BPK RI) selama lima tahun terakhir.

“perubahan postif yang dilakukan pemerintah sejak tahun 2009, telah membawah daerah berdiri sejajar dengan kabupaten/kota lain,” kata Iskandar Kamaru.

Dijelaskannya, capain kinerja Pemda dijabarlan dalam LKPJ, ini meruapakan koordinasi kerjasama dan partisipasi semua stakeholder pembangunan mulai dari pemda, DPRD, tokoh masyarakat dan masyarakat luas sesuai bidang, tugas dan fungsinya masing-masing.

“Perlu diakaui dari capaian positif, masih belum memenuhi semua harapan, keinginan banyak pihak dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembagunan,” jelasnya.

Orang nomor satu di daerah religius tersebut juga memberikan apresiasi kepada panitia khusus DPRD, telah berkerja intens dan maksimal dalam mengevalusi  LKPJ tahun 2019.

“Atas nama pemerintah daerah, terima kasih serta penghargaan sebesar-sebesarnya kepada semua pihak yang berinteraksi demi kepentingan pembangunan. Apapun bentuk dan dukungan disampaikan, saya pandang sebagai upaya konstruktif dalam semangat membangun daerah,” pungkasnya.

Turut juga hadir dalam rapat, Sekretaris Daerah Marzanzius Arvan Ohy, Asisten I,Assisten II, Sekwan DPRD.

 

(adv/wahyu)

Comment