by

Istri Pergoki Suami Sedang Asik dengan “02” Dalam Mobil Berkat Google MAP Diduga Dianiaya

Mediatotabuan.co, Bolmong – Seorang istri AL (28), diduga dianiaya suaminya sendiri RM (29) karena memergoki sang suami sedang asik bercumbu dalam mobil dengan kekasih gelapnya.

Sang istri (AL), saat divisum oleh tenaga medis. (Foto: Dok. Humas Polres Kotamobagu)

Dugaan penganiayaan ini pun berujung laporan ke kepolisian.

Dipergokinya sang suami dengan “02”nya ini, berkat Google Map (Aplikasi Penunjuk Arah).

Kejadian bermula pada Sabtu (30/5) dini hari. Saat itu korban AL (28) warga desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, yang merasa curiga karena suaminya RM (29) warga Desa Mopusi, tidak berada dirumah. Ia pun langsung mengecek posisi keberdaan suaminya melalui aplikasi Google MAP.

Setelah mengetahui posisi suaminya berada di jalan raya Desa Bakan berkat petunjuk aplikasi Google MAP, AL ditemani saksi RK langsung berangkat menuju lokasi dengan mengendarai sepeda motor.

BACA JUGA:

 

Memang betul, suaminya berada didalam mobil dilokasi sesuai petunjuk google MAP dan diparkir diarea gelap. AL pun makin curiga. Kecurigaannya itu, memang benar ketika dirinya memeriksa ke dalam mobil dengan menggunakan lampu HP, karena ternyata sang pujaan hati yakni RM di dalam mobil bersama dengan wanita lain dan sedang bercumbu.

Tak terima AL pun mencoba membuka pintu mobil.

Panik diketahui sang istri, RM pun langsung menyalakan mobil untuk melarikan diri. Sadar akan melarikan diri, saat itu, AL langsung mencegat dengan naik ke atas kap mobil untuk menghentikan usaha kabur suaminya.

Diduga AL menerima penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri. AL menerima pukulan di lengan dan tangan kiri secara berulang-ulang.

Tak terima yang dilakukan oleh suaminya, AL pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lolayan.

Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati, SIK melalui Kasubag Humas Iptu Rusman Saleh, SE membenarkan kejadian ini.

“Ini merupakan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan telah dilaporkan ke Polsek Lolayan, dan penyidik sedang mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti guna proses hukum lebih lanjut” tegasnya.

(Yudi)

Comment