oleh

Dukungan Pimpinan Daerah di BMR, Bisa Jadikan UDK Universitas Unggulan

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Dukungan Pimpinan Daerah (Pimda) di Bolaang Mongondow Raya (BMR), bisa membawa Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), menjadi universitas unggulan.

Hal ini diungkapkan Rektor UDK, Dr Ir Agus Supandi Soegoto SE ME MSi kepada media ini, saat di temui diruang kerjanya, akhir pekan lalu.

Bahkan, kata Agus sapaan akrabnnya, bisa menjadikan universitas negeri pertama yang dimiliki BMR.

Menurutnya, universitas satu – satunya yang dimilik BMR ini, sedang tahap proses persiapan pengembangan program – program studi. Saat ini pun ada tiga program studi, diantaranya Manajemen, Agroteknologi dan Kehutanan.

Namun, di tahun 2021, pihaknya bisa mengusulkan 3 hingga 4 program studi baru, yang dianggap elitibel DIKTI maupun Kemendikbud RI, sebagai memiliki otoritas pendirian program studi ini.

“Kebutuhan pendidikan masyarakat di BMR itu sangat besar. Sekarang apakah tersedia program studi yang ada? Maupun dikelola secara profesional?” tanya Agus.

Maka itu, kata Agus, yang harus dijawab pihak UDK, dengan semua perangkat pimpinan di UDK, mulai dari wakil rektor, dekan, kaprodi, dosen-dosen, berharap dukungan dari mahasiswa untuk dapat membantu mensosialisasikan program studi yang ada.

Rektor UDK yang belum lama ini dilantik mengaku, adapun program kerja dalam dua tahun kedepan nantinya, dapat mewujudkan perguruan tinggi baru, dengan memiliki pengelolaan manajemen yang baik, bahkan berharap UDK menjadi perguruan tinggi unggulan, sehingga merupakan pilihan orang tua menyekolahkan anak-anaknya disini.

“Alumni UDK saat ini tidak kalah saing dengan perguruan tinggi lain yang ada di Sulut. Buktinya kan sduah dilihat ada yang tersebar di berbagai instansi pemerintah maupun swasta,” sebutnya.

Dirinya mengucapkan terimakasih atas perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, saat pelantikan dirinya, Walikota Kotamobagu dan Bupati Bolmong menunjukan atensi yang sangat tinggi untuk membantu pengembangan UDK.

“Kami diajak untuk mengunjungi eks kantor daerah atau kantor Bupati yang akan menjadi bagian dari perencanaan. Kami berharap bisa berjalan dengan lancar dan tinggal menunggu realisasinya di 2021,” harapnya

Lanjut ia mengatakan, jika di tahun 2021 UDK berpindah ke gedung yang telah direncanakan itu, maka untuk melihat capaian prestasi nanti, ia meminta waktu dua tahun kedepan

“Ini bukan hanya soal infrastruktur gedung, tapi paling utama dalam pengelolaan pendidikan itu yakni kualitas pengelolaan pendidikannya, karena itu akan menjadi tercermin dari akreditasi kampus itu sendiri, dan itu menjadi tugas pihaknya,”kata Agus.

Pada pokoknya, cita – cita masyarakat di BMR bisa memiliki universitas negeri yang megah bisa terealisasikan dengan segera.

“Saya kira semua pimpinan daerah akan mendukung, karena ini untuk pendidikan kita di BMR,” pungkasnya.

Peliput: Yudi Paputungan
Redaktur: Gito Simbala

Komentar