oleh

Ayah dan Anak Warga Lolayan Residivis Curanmor, Dibekuk Tiga Polres

mediatotabuan.co, KotamobaguAyah dan Anak warga Desa Lolayan Kecamatan Lolayan, diduga pelaku curanmor di tujuh lokasi berhasil dibekuk adalah residivis pernah dihukum dengan tuduhan pencurian Sapi.

Perbuatan bapak dan anak ini bukannya kompak berbuat kebaikan, tapi menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Adalah HL alias Heri (53) ayah dan FL alias Fan (25) anak, diduga merupakan spesialis pelaku curanmor telah berkeliaran.

Namun, FL berhasil ditangkap di pemukiman warga Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan, sekira pukul 11.00 Wita, Senin (15/3).

Tak perlu waktu lama, satu jam kemudian HL pun berhasil dilacak dan berhasil dibekuk Tim Resmob Kotamobagu, yang berkolaborasi dengan Tim Resmob Bolmong dan Bolsel.

Kasat Reskrim Polres Kotamobagu AKP Angga Maulana S IK SH MH, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, dasar penangkapan kedua pelaku atas laporan polisi di tiga Polres tetangga yaitu Polrses Bolmong, Bolsel dan Boltim.

“Tentu pengungkapan saat ini menjadi bukti kekompakan kami, dengan jajaran Polres tetangga,” sebutnya, Senin (15/3).

Baca Juga: Asik Miras di Ilongkow, Pemuda Diamankan Tim Anoa, Ditemukan Pisau Besi Putih

Sebelumnya, tim melakukan lidik tentang curanmor yang kerap terjadi di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). Berkat kekompakan ketiga Resmob, akhirnya tim pun berhasil mengantongi identitas para pelaku, HL dan FL yang diketahui merupakan ayah dan anak.

Keduanya, pun ternyata merupakan residivis kasus curanmor dan pencurian ternak sapi. Keberadaan keduanya diketahui setelah mendapat informasi Senin (15/3) sekira pukul 07.00 Wita, bahwa FL akan menjual motor jenis Yamaha vixon hasil curian di salah satu bengkel di wilayah Popundayan.

Mendapat informasi tersebut, tim pun bergerak cepat dan langsung membagi 3 kelompok kecil untuk stand by di sekitar bengkel sesuai informasi diperoleh.

Alhasil, sekitar pukul 10.00 Wita, FL tiba di lokasi dengan mengendarai sepeda motor yang akan dijual salah satu bengkel di Kelurahan Pobundayan.

Saat melakukan penangkapan, FL seperti kesetanan melihat petugas, aksi kejar- kejaran pun terjadi layaknya adegan film. Namun, kesigapan Tim Resmob FL berhasil dibekuk, di sekitaran pemukiman warga, Kelurahan Pobundayan. Aksi itu menjadi tontonan ratusan warga setempat.

FL bersama barang bukti (Babuk) berhasil diamankan. Aksi Tim kolabarasi ini pun tak hanya sampai disitu, HL ayah dari FL menjadi buron yang juga harus ditangkap.

Keberadaan HL berhasil diidentifikasi. Tak butuh waktu lama melacak TSK tersebut, HL diketahui berada di kantor BFI Finance, Kelurahan Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur.

HL yang tibah dengan mengendarai motor Yamaha Vixion putih, tak berkutik saat dihadang Tim Resmob yang sudah menunggu kedatangannya.

Ayah dan Anak bersama babuk langsung digiring ke Mako Resmob Polres Kotamobagu untuk dilakukan introgasi. Hasil diperoleh kedua TSK mengakui melakukan curanmor di tujuh TKP.

Disebutkan Motor yang pernah dicuri, yakni Mio m3 di Desa Matayangan, Honda Refo hitam di jalan Torosik, Honda Beat Hitam di jalan Boltim, Mio merah di Desa lungkap Bolsel, Honda Blade warna orange di Desa Buyat, 2 Honda Blade orange di Desa Labuan Uki.

Selanjutnya Babuk yang berhasil diamankan, motor vixon 2 unit warna putih dan hitam, kunci leter T, plat nomor berbagai macam jenis motor dan kunci-kunci motor.

“Saat ini tim masih akan melakukan pengembangan kasus, untuk keberadaan babuk lainnya,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Yudi Paputungan

Redaktur: Fahmi

Komentar