oleh

Bupati Iskandar Kamaru Khatib Shalat Idul Adha di Desa Milangodaa

mediatotabuan.co, Bolsel – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Iskandar Kamaru, melaksanakan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah, di Masjid Desa Milangodaa, Kecamatan Tomini, Selasa (20/07).

Dalam pelaksanaan shalat ini, Bupati Iskadar Kamaru, juga bertindak sebagai khatib dengan judul khutbah-nya “Menjadi Orang tua Sholeh”.

Dalam khutbahnya Bupati berpesan kepada jamaah akan pentingnya menjadi orang tua yang baik agar dapat mendidik anak menjadi generasi muda menjadi lebih baik dan berkualitas.

“Didikan orang tua yang baik menghasilkan anak yang sholeh sehingga dapat menjadi harapan baik dalam keluarga bahkan dalam kehidupan masyarakat,” pesan Iskandar Kamaru.

Bupati mengajak  kita semua meneladani keluarga Nabi Ibrahim AS, karena melalui teladannya menunjukkan kepada kita betapa pentingya posisi  keluarga dalam membangun sebuah peradaban yg besar.

Lanjut Bupati, di momen Idul Adha ini selayaknya kita bermuhasabah dan mengintrospeksi diri tentang perjalanan hidup yg sudah kita lalui ini untuk kembali ke fitrah kita manusia yang tunduk & taat hanya kepada Sang Maha Segalanya Allah SWT.

“Pandemi ini belum berakhir, namun kita harus tawaddu’ dan berbaik sangka dengan Sang Khalik. Semoga dgn semangat Hari Raya Qurban ini, kita bersama-sama berlepas diri dari segala kekhilafan kita selama ini dan kembali kepada ketetapan Allah SWT,” jelas Bupati Iskandar.

Sementara terkait hewan kurban, dalam khutbahnya Iskandar Kamaru menginformasikan panduan untuk berkurban dalam tiga hari tasyriq ke depan yaitu hewan yg dapat dikurbankan adalah domba yang genap berusia 6 bulan, kambing genap usia 1 tahun dan sapi genap usia 2 tahun.

“Syaratnya, hewan kurban tidak boleh memiliki cacat atau penyakit yang berpengaruh pada dagingnya. Lanjut Bupati, sesuai Prokes Pencegahan Covid-19, panitia kurban harus melakukan disinfeksi semua peralatan sebelum dan sesudah penyembelihan dengan menerapkan sistem satu orang petugas satu alat,” imbuhnya.

 

Peliput: Ical Pulumoduyo
Redaktur: Gito Simbala

Komentar