by

Kapolres Bolsel Minta Maaf

mediatotabuan.co, Bolsel – Sikap Kapolres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), AKBP Yuli Kurnianto, yang tidak hadir dalam Paripurna Istimewa  peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-13 Kabupaten Bolsel, mendapatkan kecaman dari empat suku adat.

Ke empat suku adat yang mendiami Kabupaten Bolsel yakni Suku Gorontalo, Suku Bolango, Suku Mongondow dan Suku Sangihe. Perwakilan empat suku adat ini pun mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolsel, untuk menyampaikan kecaman mereka, Senin (26/07).

Menanggapi hal itu, Kapolres Bolsel, AKBP Yuli Kurnianto, secara pribadi meminta maaf apabila telah melanggar adat daerah dengan ketidakhadirannya pada pelaksanaan rapat paripurna DPRD Bolsel terkait HUT Ke-13 Kabupaten Bolsel, Kamis (22/7).

Ia mengatakan, ketidakhadirannya tersebut bukan disengaja. Namun, dikarenakan ada agenda lain (Sertijab).

“Saya tidak mau menanggapi dan tidak mau membikin suasana gaduh. Kalau itu melanggar adat saya minta maaf. Saya sudah hadir saat upacara. Tapi rapat paripurna saya tidak hadir. Cuman itu aja,” ujar Kapolres Bolsel ini.

Bahkan, ia enggan menginginkan kejadian ini menjadi polemik.

“Selaku Kapolres Bolsel meminta maaf kepada seluruh tokoh adat yang di daerah tersebut. Saya tidak mau berpolemik panas menanggapi dengan emosi. Nanti akan jadi panjang, nanti akan berpengaruh di situasi Bolsel. Saat ini situasi sedang menghadapi pandemi covid-19,” imbuhnya.

 

Peliput: Ical Pulumoduyo
Redaktur: Gito Simbala

Comment