by

Tak Sembarangan, Begini Tatalaksana Penetapan Pasien Covid-19 di RSUD Kotamobagu

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Kotamobagu, tidak sembarangan menetapkan atau memvonis pasien yang berobat di rumah sakit “plat merah” tersebut sebagai pasien Covid-19.

“Semua Pasien BARU yang datang secara langsung ataupun rujukan, maka akan dilakukan screening atau pemilahan status klinis pasien lewat Instalasi Gawat Darurat (IGD) Triase,” kata Kepala Bagian (Kabag) Umum RSUD Kotamobagu, Tofan Wahyudi Simbala, Senin (2/08).

Ia mengatakan, ketika hasil screening atau pemilahan ditemukan pasien dengan gejala yang tidak mengarah atau berpotensi Covid-19, maka pemeriksaan pasien dilanjutkan di ruangan IGD MEDIK untuk kemudian didistribusi ke ruangan sesuai penyakit yang diderita pasien.

“Jika pada pasien hasil screening ditemukan pasien dengan gejala yang mengarah atau berpotensi Covid-19 maka pemeriksaan dilanjutkan sesuai Protokol Covid -19,” jelasnya.

Tofan menjelaskan bagaimana pihak rumah sakit menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Covid-19.

“Proses Pemeriksaan yaitu mengacu pada klasifikasi yakni 1. Kasus Suspek, 2. Kasus Probable, dan 3. Kasus Terkonfirmasi,”

“Kasus Suspek (3 kriteria) a.l jika pada pasien didapatkan: ISPA, Kelelahan, sakit kepala, mual muntah, sesak nafas, penurunan Kesadaran, dalam 14 hari terakhir, punya riwayat tinggal atau bekerja ditempat resiko tinggi atau bepergian dari daerah transmisi local. Kriteria lain juga pada seseorang yang tidak bergejala, tidak punya riwayat perjalanan tapi dengan Rapid Antigen Reaktif,” jelasnya.

Lanjuntya, pada kasus probable (4 Kriteria) a.l Jika pada pasien didapatkan: seseorang dengan kriteria keluhan-keluhan klinis yang ada riwayat kontak erat, adanya gambaran radiologis sugestif ke arah Covid-19, punya keluhan gejala hilang indra penciuman dan indra perasa serta adanya kasus orang dewasa yang meninggal dengan distress pernafasan.

“Kasus terkonfirmasi yaitu : 1. Seseorang dengan hasil PCR POSITIF, 2. Seseorang dengan RAPID ANTIGEN SARS COV POSITIF ditambah dengan kriteria kasus PROBABLE dan beberapa KASUS SUSPEK, 3. Seseorang  tanpa gejala dengan hasil rapid antigen positif, disertai riwayat Kontak Erat,” jelasnya lagi.

“Untuk pasien Suspek dan Probable akan dilakukan pemeriksaan 1. Wawancara lengkap, 2. Pemeriksaan laboratorium darah, 3. Pemeriksaan foto rontgen, 4. Swab antigen, 5. Swab PCR,” tukasnya.

 

Penulis: Gito Simbala

Comment