by

SE Wali Kota Kotamobagu, Jam Operasional Pelaku Usaha Ditambah, Alfian Hasan Imbau Taati Prokes

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Sejumlah tempat usaha di Kota Kotamobagu, jam operasionalnya, diperpanjang dari sebelumnya pukul 20.00 WITA, menjadi pukul 21.00 WITA.

Ini sebagaimana Surat Edaran (SE) Walikota Kotamobagu Nomor 135/W-KK/VII/2021 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang mulai berlaku tanggal 2 Agustus hingga 16 Agustus 2021.

“Dalam surat edaran ini, mengatur supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 21.00 Wita dengan kapasitas pengunjung 50%. Artinya Pemkot Kotamobagu masih memberikan kelonggaran hingga pukul 21.00, dan bukan pukul 20.00 Wita,” jelas Sekretaris I Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Kotamobagu, Alfian Hasan, Selasa (3/08).

Lanjutnya, untuk usaha restoran, warung makan, rumah makan, cafe, pedagang kaki lima, lapak jalanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan pun jam operasionalnya dilonggarkan hingga pukul 21.00 Wita dengan kapasitas pengunjung 25%.

“Ini semua dilakukan dengan pertimbangan agar para pelaku usaha masih bisa menjalankan usahanya hingga pukul 21.00,” kata Kelapa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu ini.

Untuk itu, dengan diberikan kelonggaran jam operasional bagi kepada pelaku usaha ini, Alfian Hasan meminta agar baik penjual maupun konsumen, dapat menaati imbauan pemerintah terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Satgas Covid-19 Kota Kotamobagu juga mengimbau agar Surat Edaran Walikota ini bisa dipatuhi dan dilaksanakan oleh para pelaku usaha yang ada di Kota Kotamobagu. Ini semua dilakukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kotamobagu,” imbaunya.

“Saat ini Kota Kotamobagu sudah kembali masuk zona orange, dengan penerapan PPKM pada level 3. Satgas Covid-19 Pemkot membutuhkan kerjasama dan pengertian semua elemen masyarakat, terutama para pelaku usaha agar kita bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus ini,” tambahnya.

*

Comment