by

Sepekan, Pemkot Kotamobagu Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, terus di ganjar berbagai penghargaan, baik di tingkat regional maupun nasional.

Capaian berbagai prestasi membanggakan merupakan bukti bahwa, Pemkot Kotamobagu, terus memberikan yang terbaik dari berbagai bidang untuk pembangunan Kota Kotamobagu.

Bahkan, dalam sepekan di bulan September ini, Pemkot Kotamobagu kembali meraih 2 (dua) penghargaan pestisius sekaligus dari pemerintah pusat.

Pertama dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan ditetapkannya Puskesmas Motoboi Kecil sebagai Juara I Tingkat Nasional untuk Kategori Fasilitas Kesehatan dengan capaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) tertinggi se-Indonesia dengan nilai 75,08 dalam Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak Sejuta Akseptor, dan penghargaan kedua datang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak dengan ditetapkannya Kota Kotamobagu sebagai daerah yang memiliki prakarsa dan komitmen dalam pencapaian kesetaraan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG) dengan meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas capaian prestasi yang kembali diraih Pemkot Kotamobagu.

Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas raihan dua penghargaan ini,” ucap Tatong di ruang kerjanya, Rabu (22/09).

Menurutnya penghargaan dari pemerintah pusat ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah pusat tentu tak main-main dalam memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah. Penghargaan ini secara langsung mengartikan bahwa pemerintah pusat memberikan pengakuan atas kinerja pelayanan yang dilaksanakan oleh Pemkot Kotamobagu,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk bisa mendapatkan dua penghargaan ini pemerintah daerah harus bisa memenuhi sejumlah indikator yang ditetapkan, baik dari Badan Kependudukan dan Keluargan Berencana Nasional, maupun dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

“Capaian MKJP itu indikatornya digunakan untuk mengukur perbaikan kesehatan ibu melalui pengaturan kelahiran serta akses terhadap pelayanan reproduksi kesehatan yang sangat esensial. Sementara untuk Anugerah Parahita Ekapraya (APE) pemerintah daerah harus memenuhi 7 komponen kunci, mulai dari komitmen, kebijakan, kelembagaan, SDM dan anggaran, alat analisis gender, data gender, serta partisipasi masyarakat. indikator-indikator ini semuanya harus dipenuhi oleh pemerintah daerah untuk mendapatkan penghargaan ini,” tuturnya.

Diraihnya penghargaan ini menurut Tatong Bara, tentu tak lepas dari kerja keras semua pihak terkait, yang bisa bekerjasama, berkoordinasi dan saling kolaborasi dalam memenuhi berbagai indikator yang ada.

“Atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tinggi atas kerja keras perangkat daerah teknis serta  semua pihak yang terlibat langsung dalam pemenuhan indikator-indikator ini, dan tentu yang paling penting adalah peran serta masyarakat yang ikut aktif memberikan dukungan dalam pelayanan yang dilaksanakan Pemkot Kotamobagu. Ini menandakan kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat di Kota Kotamobagu sudah berjalan dengan sangat baik,” tukasnya.

 

*

Comment