Genjot Hingga 70 Persen, Pemkot Buka 12 Titik Lokasi Vaksin Covid-19

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota Kotamobagu, menargetkan 70 persen warga divaksin hingga Desember mendatang. Untuk mencapai target itu, 12 titik lokasi disiapkan, namun warga yang datang wajib taati protkes 3M.

Dinas Kesehatan Pemkot Kotamobagu, akan gencar melakukan vaksinasi massal. Buktinya, Kamis 30 September hingga Jumat 1 Oktober, sekitar 12 titik secara bergilir disiapkan bagi warga yang akan divaksinasi.

Kadis Kesehatan Kotamobagu, dr Tanty Korompot, mengatakan percepatan vaksin Covid-19 terus dilakukan, karena targetnya pada Desember nanti sudah 70 persen warga yang divaksin.

“Makanya selang dua hari kedepan mulai besok (Kamis) akan disiapkan 12 titik lokasi vaksinasi Covid-19,” kata Tanty, Rabu (29/9).

Ditambahkan, target presentase tersebut sebanding dengan 2000 dosis yang akan disiapkan dalam satu hari, tujuannya untuk percepatan capaian vaksinasi Covid-19 di daerah ini sebagai bagian dari upaya pemerintah menekan angka korban jatuh karena pandemi, sehingga ini akan mampu diminimalisir.

“Jadi bukan sekedar ingin mencapai target, tapi soal pengendalian virus Covid-19 agar bisa diminimalisir kalau bisa bahkan hilang, sehingga kita semua akan marasa aman dan bisa beraktivitas lagi,” jelas Tanty Korompot.

Diapun mengingatkan kepada masyarakat yang akan menuju lokasi vaksin, agar tetap ikuti protokol kesehatan Covid-19, dengan mematuhi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, demi memutus mata rantai penyebaran Corona.

“Bila masyarakat patuh, pemerintah akan lebih mudah mengendalikan pandemi ini, makanya tetap ikuti 3M,” imbuhnya.

Dia juga mengimbau agar warga menggunakan kesempatan mengikuti vaksinasi massal yang akan digelar nanti. Ia pun berharap peran Satgas Covid-19 tingkat desa dan kelurahan bisa mensosialisasikan program tersebut agar sukses.

“Kita harus kerjasama untuk menuntaskan program vaksinasi, karena tujuannya untuk seluruh masyarakat yang berada Kotamobagu,” tuturnya.

Ia juga berharap seluruh tingkatan Satgas Covid-19, jangan bosan kampanyekan bahaya virus ini, serta cara penanganannya. Bila itu uterus dilakukan maka perubahan perilaku warga pasti akan terjadi, contoh saat ini masker sudah menjadi budaya baru dan itu harus terus ditingkatkan.

“Begitupun sering mencuci tangan warga sudah mulai terbiasa, jadi upayakan menjadi budaya. Sekali lagi jangan berkerumun saat vaksin, tetap jaga jarak,” imbuhnya lagi.

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment