by

Leadership Training Batch II BTA Siap ‘Guncang’ Kotamobagu di Akhir Bulan Juli

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Setelah sukses mengguncang Aula Kantor Wali Kota Manado bulan Juni 2022 lalu, organisasi gerakan pelajar muslim Badan Tadzkir Akbar (BTA) berencana kembali menggelar Leadership Training Tadzkir Akbar batch II di Kota Kotamobagu.

Leadership Training batch II ini, rencanaya akan dilaksanakan di lokasi Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotamobagu, Sabtu 23 Juli 2022 mendatang.

Ketua Panitia Leadership Training batch II, Rafsan Damopolii mengonfirmasi kegiatan ini terbuka bagi siswa dan siswi muslim SMA/SMK sederajat di wilayah Kotamobagu dan sekitarnya.

“Termasuk pelajar Muslim di wilayah Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim),” terang dia kepada media.

Ratusan orang mengikuti Leadership Training Batch di Manado yang digagas BTA. (Foto: BTA Kotamobag)

Untuk pendaftaran, lanjut Rafsan sudah di buka secara daring dengan mengisi formulir pendaftaran pada tautan yang ada di Instagram @badan_tadzkir_akbar.

“Atau bisa juga mendaftar secara lansung dengan menghubungi guru agama Islam di sekolah masing-masing dan atau melakukan registrasi lansung di lokasi pada saat kegiatan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BTA Cabang Kotamobagu Angga Rasid memastikan kegiatan tersebut dibuka lansung Wakil Ketua Komite I DPD RI, Ir H Djafar Alkatiri MPdI MM.

“Kanda Djafar Alkatiri yang juga salah satu penggagas BTA tahun 1981 terkonfirmasi akan membuka kegiatan via telekonferensi. Selain itu insya Allah acara pembukaan akan dihadiri Wali Kota Kotamobagu dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kotamobagu,” tutur dia ditemui di Sekretariat BTA, Kampung Baru Kotamobagu, Minggu (03/07/2022).

Terpisah, Ketua Umum Pengurus BTA, Suparman Soleman mengatakan Leadership Training Tadzkir Akbar sebagai pintu masuk pelajar dalam kegiatan pengembangan diri dan pembinaan emosional dan spiritual, di tengah maraknya kasus kekerasan lintas pelajar yang terjadi di Kotamobagu dan sekitarnya.

“Pelajar adalah era dimana umur mereka membutuhkan ruang bereksistensi untuk menunjukan keberadaan mereka jika tidak masa muda mereka akan disusupi oleh pergaulan yang negatif karena cenderung tidak terarah. Untuk itulah LTTA kita buat untuk memperkuat tali silaturahmi pelajar,” pungkasnya.

Penulis: */Gito Simbala

Comment