by

Forum Politisi Muda Indonesia Resmi Terbentuk

mediatotabuan.co, Jakarta – Puluhan anak muda dari berbagai daerah dan lintas Partai Politik (Parpol) yang berbeda resmi membentuk dan mendeklarasikan Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI) di Pullman Thamrin Hotel, Jakarta, Sabtu (17/09/2022).

FPMI ini bertujuan mendorong Afirmatif Action untuk anak muda sebagai generasi penerus bangsa ini.

Sehari sebelumnya para anak muda ini, melakukan Konsolidasi Nasional untuk menguatkan strategi dan konsep FPMI ke depan.

FPMI ini memiliki 20 orang Presidium Nasional yang ke depan akan membentuk kepengurusan hingga wilayah dan daerah.

Yoel Yosaphat, legislator muda asal Bandung, Provinsi Jawa Barat, terpilih menjadi Koordinator Presidium Nasional.

Dalam konferensi persnya menyatakan bahwa FPMI memiliki misi dan keresahan bersama anak muda terkait berbagai gejala pentas demokrasi selama ini.

“Kita mendorong lahirnya afirmatif action untuk kouta pemuda 20 persen dalam partai maupun kontestasi politik. Pula pembatasan masa jabatan bagi anggota legislatif, sebagaimana jabatan politik lainnya,” papar Legislator PSI tersebut.

Yoel juga menambahkan bahwa regenerasi kepemimpinan muda dalam politik dan jabatan publik harus terus digencarkan. salah satu caranya melalui afirmatif action tersebut.

“FPMI juga senantiasa akan menjadi kelompok yang akan menentang segala bentuk money politic, black Campaign, politik identitas, polarisasi politik, dan hoax Campaign yang selama ini mencederai demokrasi kita. Tentu juga menghambat anak muda yang memiliki kompetensi tapi tak punya kuasa modal,” ungkapnya.

FPMI juga ke depan akan melakukan berbagai pendidikan politik agar para anak muda mampu lebih meningkatkan partisipasinya serta menembus parlemen dengan politik gagasan.

Sementara itu, Rudy Satria Mandala Bonuot, politisi muda asal Sulawesi Utara (Sulut) salah satu presidium Nasional FPMI mengatakan, forum yang dibentuk anak muda ini, akan terus mengawal proses demokrasi di Indonesia.

“Kami akan mengawal demokrasi, menjaga Nilai2 reformasi 98 serta menjadikan politik sebagai alat perjuangan rakyat,” uajrnya.

Selain itu kata Satria, FPMI juga akan mengadvokasi penguatan peran pemuda dalam politik nasional, baik penguatan di internal partai maupun di parlemen dan eksekutif.

“Serta kami akan terus melakukan kaderiasi bagi politisi muda di seluruh tanah air,” imbuhnya.

Dikutip dari HukumOnline.com, Affirmative Aktion atau tindakan alternatif, adalah kebijakan yang diambil yang bertujuan agar kelompok/golongan tertentu (gender ataupun profesi) memperoleh peluang yang setara dengan kelompok/golongan lain dalam bidang yang sama. Bisa juga diartikan sebagai kebijakan yang memberi keistimewaan kepada kelompok tertentu.

Penulis: */Gito Simbala

Comment