Peran Konten Kreator, Jurnalis dan Humas PT JRBM dalam Isu Reklamasi Tambang

KOTAMOBAGU – Menulis berita tidak hanya membahas teknik penulisan, tetapi juga bahas soal perbedaan peran antara konten kreator, jurnalis dan humas perusahaan.

PT JRBM menggelar pelatihan menuis media dengan tema reklamasi pertambangan yang bermanfaat untuk lingkungan dan masyarakat, di Sutan Raja Hotel, Mingu (18/01/2026).

Pelatihan menghadirkan narasumber mantan jurnalis senior Tempo Wicaksono alias Mbah Kakung.

Ia menjelaskan perbedaan masing-masing antara konten kreator, wartawan dan humas perusahan, sama-sama berada dalam ekosistem informasi.

“Namun, konten kreator, cenderung mengutamakan daya tarik visual dan kemasan pesan agar mudah dikonsumsi publik digital,” kata Wicaksono.

Manurut Wicaksono, konten kreator menyampaikan informasi dengan menarik, tapi belum tentu kebenarannya teruji.

Sementara, jurnalis memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan fakta yang telah diverifikasi melalui proses peliputan, konfirmasi, dan cek data.

“Jurnalis terikat pada kode etik dan kepentingan publik,” katanya,di ruang Kinalang, Sutan Raja Hotel.

“Media harus berperan sebagai pembawa informasi yang valid, berimbang, dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sementara itu, humas perusahaan memiliki fungsi komunikasi yang berbeda.

“Humas bertugas menyampaikan informasi resmi perusahaan, membangun citra,” jelasnya.

Humas juga menjembatani komunikasi antara perusahaan dan publik melalui rilis atau keterangan resmi.

Dalam pelatihan tersebut, internal PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) turut dilibatkan untuk memperkuat pemahaman mengenai penyusunan rilis yang informatif.

Dikesempatan yang sama Presiden Direktur JRBM, Anang Rizki Noor, juga memaparkan progres reklamasi di bekas area tambang kawasan Lanud, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

“Ia mengklaim saat ini pihaknya telah melakukan reklamasi di bekas tambang Lanud dan sudah mencapai 99 persen,” katanya.

Kami inginkan agar antara wartawan, humas punya sinergitas dan saling membutuhkan informasi yang benar.

Sehingga, pihak JRBM mengadakan pelatihan ini guna menyebarkan informasi sesuai data dan fakta 

“Pelatihan ini diharapkan dapat membangun pemahaman bersama tentang peran masing-masing pihak,” kata Anang.

Menariknya, kesekokan harinya JRBM mengundang wartawan mengunjungi langsung proses reklamasi di Blok Lanud.

Peserta pelatihan diantar ke beberapa titik yang baru saja ditanami pepohonan dan buah-buahan.

Di lokasi tersebut, ada penjelasan teknis soal reklamasi yang sedang dilakukan. Bahkan, dipresentasikan teknik dan data sesuai progres.

Para wartawan melihat langsung ke lokasi-lokasi yang ada. Viko Karinda mengatakan kegiatan seperti ini akan menambah referensi bagi jurnalis dalam menulis berita.

“Langsung di lokasi, kemudian disodorkan data, sehingga kami punya banyak referensi dalam penulisan berita,” katanya, Selasa (20/01/2026).***

Comment