MANADO – Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE (YSK), berhasil lobi sekitar 7.000 rumah rakyat di Kementerian PKP.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), berkomitmen untuk mempercepat pembangunan perumahan rakyat.
Pun, Hubernur YSK langsung dengan bertemu Menteri PKP Maruarar Sirait, Jumat (27/02/2026).
Pertemuan itu membahas percepatan program perumahan terintegrasi di Sulawesi Utara, juga penguatan ekonomi daerah.
Sebab program perumahan nasional akan terintegrasi dengan pembiayaan, pemberdayaan UMKM, serta dukungan pengembang lokal.
Kementerian PKP mengalokasikan sekitar 15.000 unit hunian bagi warga Sulawesi Utara.
Juga, beberapa program dipastikan masuk, termasuk pembangunan satu tower rumah susun MBR di Manado.
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya meningkat pada tahun ini (2026) menjadi 8.000 unit.
Selain itu, tersedia 7.000 rumah subsidi melalui skema BP Tapera.
Menariknya, program menyasar bagi ASN, pelaku UMKM, TNI-Polri, atlet, dan tokoh agama.
“Dalam sektor pembiayaan, Menteri PKP memberikan dukungan berupa subsidi bunga pinjaman UMKM sebesar 5 persen,” ungkap YSK.
Dukungan ini dimaksudkan agar proses pembangunan rumah rakyat dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.
Pertemuan ini juga memberikan dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengembang lokal.
Bagi UMKM diberikan subsidi bunga sebesar 5%, sedangkan untuk pengembang lokal disiapkan dukungan pembiayaan hingga Rp50 miliar.
Respon cepat terhadap bencana, juga direncanakan pembangunan Rusun khusus bagi warga Kabupaten Kepulauan Sitaro yang terdampak banjir pada awal 2026.
Info lainya, Menteri PKP Maruarar Sirait dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Sulawesi Utara pada April 2026 mendatang.***





![FireShot Capture 246 - Rawat Kebersamaan; KKSS Diminta Terus Perkuat Kepedulian Sosial dan_ - [mediamanado.com]](https://mediatotabuan.co/wp-content/uploads/2026/03/FireShot-Capture-246-Rawat-Kebersamaan-KKSS-Diminta-Terus-Perkuat-Kepedulian-Sosial-dan_-mediamanado.com_-300x178.png)
Comment