Momentum Hari Pahlawan, Tenaga Medis Berjuang Melawan Covid-19

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Hari ini, tepat pada tanggal 10 November 2020, rakyat Indonesia memperingati peristiwa bersejarah dalam perjalanan bangsa ini yakni Hari Pahlawan.

Tentu momentum ini tiap tahun diperingati pada tanggal 10 November 2020, untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mempertaruhkan semuanya, termasuk nyawa untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari tangan para penjajah.

Namun, peringatan Hari Pahlawan tahun ini ada yang berbeda, dikarenakan pandemi Covid-19.

Pun saat ini, setiap zaman pahlawan tentu selalu mempunyai perannya masing-masing, seperti yang dilakukan salah satu tenaga medis Kota Kotamobagu, yang berjuang melawan Covid-19, Ria Mokoagow (35).

Warga Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan ini, merupakan tenaga medis kesehatan di Puskesmas Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, yang juga menduduki jabatan Kepala Tata Usaha (KTU) saat ini.

Dimomentum besar ini, menurut perempuan kelahiran, Kotamobagu, 14 Mei 1985 silam, dirinya mempunyai makna sendiri tentang pahlawan.

Tentu, menurut Ria, hari peringatan yang bersejarah saat ini ada yang berbeda, karena dilaksanakan di tengah-tengah pandemi Covid-19, maka selaku warga Indonesia kita harus berjuang melawan virus ini dengan cara mengikuti anjuran pemerintah seperti menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.

“Selaku tenaga kesehatan, pahlawan adalah berjuang, yang artinya berjuang dalam bentuk melawan, seperti mencegah untuk meminimalisir penularan Covid-19, yang saat ini terus ada di Kotamobagu,” tutur Ria.

Menurut ibu dua orang anak ini, perjuangannya adalah pengabdian di tengah-tengah masyarakat yang mempunyai makna selaku tenaga kesehatan.

“Bagi mana kita berupaya agar masyarakat tidak terpapar Covid-19, ditengah masa yang begitu serius,” kata Ria.

Dia mengungkapkan perjuangan akan terus dilakukan dengan melawan virus korona. Namun, berjuang sendiri katanya, tentu tidak akan mudah, dukungan penuh juga masyarakat sangat perlu.

“Misalnya, sosialisasi, imbauan, hingga arahan merupakan strategi. Bersama-sama kita menjaga diri kita, maupun keluarga, maka kita akan jadi pahlawan bagi keluarga kita,” ungkapnya.

“Jika kita mampu jaga diri kita, maka kita juga mampu jaga orang lain, untuk menjadi pahlawan itu harus jadi pahlawan bagi diri kita sendiri dahulu,” katanya lagi.

Meneruskan perjuangan para pahlawan kata Ria, adalah perbuatan suci. Bagaimana caranya yaitu, mulailah dengan sayangi diri sendiri dahulu, dan jangan menganggap remeh bahwa Covid-19 sesuatu yang hoaks.

“Saat ini orang jangan menganggap now problem dengan korona, karena dirinya baik-baik saja. itu mungkin karena fisik yang kuat. Namun, bagaimana jika kena ke orang lain yang fisiknya lemah sehingga terjangkit, siapa yang nantinya yang bertanggung jawab, karena fisik manusia berbeda-beda,” ungkapnya.

Oleh itu, Ia mengajak bersama-sama terus mematuhi apa yang selalu menjadi anjuran pemerintah yaitu deengan slogan 4M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan).

Tentu, di momen hari pahlawan ini, mari kita sama-sama menjadi pahlawan untuk Kotamobagu, sehingga dimasa pandemi ini dapat terbebas dari Covid-19.

“Kita semua sangat menginginkan kedepan nanti, akan kembali beraktivitas dan tidak menimbulkan rasa was-was lagi,” pungkas Ria.

(Yudi)

Comment