mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, menggelar sosialisasi Optimalisasi Pendapatan Daerah Yang Bersumber Dari Dana Perimbangan (Pendapatan Transfer) Pemerintah Pusat, Kamis (17/12).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu ini, dibuka Wakil Wali Kota (Wawali) Kotamobagu, Nayodo Koerniawan SH, dan dihadiri Kasubbid Fasilitasi Dana Bagi Hasil dan Alokasi Dana Umum Direktorat Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Dirjen Kemendagri, Drs Sofyan Marasabessj MSi ,Para Asisten, dan Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkot Kotamobagu.
Dalam sambutanya, Wawali mengatakan bahwa keberhasilan dalam menyusun data yang valid merupakan sebuah kunci utama suksesnya pemerintah dalam menjalankan pemerintahan.
“Untuk itu maka Pemkot Kotamobagu mulai dari tahun 2020 mencoba untuk melakukan pendekatan yang realistis, yaitu dengan mensinergikan antara data pusat dan data daerah dalam rangka memproyeksikan kebutuhan real belanja daerah,” ucap Wawali.
Lebih lanjut menurut Wawali, Hal tersebut sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh Organisasi Perangkat Daerah sebagai unsur penunjang urusan pemerintahan.
“Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan pada hari ini adalah untuk melaporkan sinergitas dalam takaran-takaran terkait dengan pengambilan data gambar, variabel data, dan metode analisa data dalam rangka optimalisasi dana perimbangan pada pemerintah daerah Kotamobagu. Dengan adanya sinergitas terkait dengan ketiga hal tersebut, akan dapat tersusun dokumen inventarisasi dan integritasi data dasar pemenuhan variabel data dan indikator dibidang dana perimbangan keuangan pada pemerintah daerah kotamobagu,” lanjut Wawali.
Diakhir sambutannya Wawali menyampaikan ucapan terimah kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada narasumber dari Kemendagri RI, yang bersedia hadir dan memberikan materi pada kegiatan hari ini, serta memberikan imbauan kepada para peserta sosialisasi.
“Mengingat pentingnya sosialisasi pada pagi hari ini maka saya menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik dan serius sehingga apa yang akan disampaikan oleh narasumber akan dapat dimengerti, dipahami dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tutup Wawali.
(*)






Comment