Kedua kata Yusra, pengeboman di Gereja Katedral Makassar masih membuktikan jika masyarakat belum bisa merasa aman menjalankan aktivitas beribadah.
“Pemerintah masih belum sepenuhnya hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh umat beragama di Indonesia untuk beribadah dengan tenang,” tegasnya.
Ketiga Yusra meminta kepada Kepolisian untuk merubah cara penanganan kasus-kasus seperti ini. Selain itu, perlu dipertanyakan juga kinerja dari intel yang bisa bobol sehingga terjadi bom bunuh diri.
“Poin keempat GP Ansor juga meminta kepada kepolisian bergerak cepat dalam menyelidiki dan menemukan dalang bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar,” kata Sekretaris DPW PKB Sulut ini.
Dan terakhir kata Yusra, mengharapkan masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan kejadian ini, mari kita jaga tali persauadaraan dengan rasa aman dan damai.
“Sulut sudah membuktikan keberagaman, kita harus pertahankan karena torang samua basudara (kita semua bersaudara),” tutup Yusra.
Penulis: Fahmi






Comment