mediatotabuan.co, Bolmut – Bom bunuh di Gereja Katedral Makassar Minggu kemarin, mendapat kecaman dari GP Ansor Banser Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Dengan alasan apapun aksi tersebut tidak mencerminkan masyarakat yang beragama.
Ketua GP Ansor Kabupaten Bolmut Donal Lamunte SPdI kepada mediatotabuan.co mengatakan, bom bunuh diri kembali terjadi, ini merupakan aksi radikalisme dan terorisme yang tidak sesuai dengan ajaran agama mananpun.
“Atas nama GP Ansor Bolmut, kami mengecam keras aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tersebut. Ini tidak mencerminkan ajaran agama Islam maupun agama lainnya,” ujar Donal.
Pihaknya meminta pihak Kepolisian untuk bekerja ekstra ungkap aksi bom ini, termasuk membongkar jaringan serta pelaku intelektualnya.
Baca Juga: 75 KK di Desa Sangkub IV Terima BLT DD, Fadli: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
“GP Ansor Bolmut juga meminta Kepolisian bergerak cepat dalam menyelidiki dan menemukan dalang bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Polisi harus memberikan rasa keamanan untuk seluruh lapisan masyarakat,” tegas Donal.
Ia juga berharap kepada kepolisian agar terus meningkatkan keamanan di berbagai obyek vital, termasuk tempat ibadah yang tidak hanya gereja, melainkan Masjid maupun tempat ibadah umat agama lainnya.
“Ini bertujuan supaya umat beragama bisa menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman,” harap Donal.
Ditegaskan, pihaknya siap membantu Kepolisian dalam melakukan pengamanan bila diperlukan.
“Selama ini kami bersinergi dengan TNI dan Polri untuk melakukan pengamanan di berbagai ibadah umat beragama,” tutur Donal.
Iya juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi terkait aksi pengeboman tersebut.
“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban dalam bingkai kebhinekaan, menjaga tali persaudaraan dalam kerukunan, terutama di daerah tericnta Bolmut,” imbau Donal.
Senada Kasatkorcab Banser Bolmut Firman Stion SE I mengatakan pihaknya akan terus memerangi paham-paham radikalisme yang mengatas namakan agama.
“GP Ansor Banser Bolmut mengutuk keras atas terjadinya peristiwa yang tidak manusiawi tersebut, ini adalah tindakan radikalisme dan wajib kita lawan bersama,” kecam Firman Stion.
Reporter: Fadlan Ibunu
Redaktur: Fahmi






Comment