Inilah Jokes Lelucon Bermakna Dihari Sakral Pelantikan PW Ansor Sulut

“Saya sebagai gubernur berterima kasih karena kesekian kali ketua umum datang ke Sulut, tapi sekarang embel-embelnya lain, sudah ada menteri di depan. Dan satu kebanggaan karena pulang dari Manado langsung jadi menteri,” kata Olly, disambut tawa hadirin.

Tak hanya itu, menimpali sambutan Yusra soal Amin Lasena, Olly juga mengatakan bila, “Pak Amin ini juga Kader PDIP,” kata Olly, sambutan tawapun terdengar dalam ruangan.

“Sulawesi Utara bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah yang lain, sehingga kerukunan dan kebersamaan di Sulut terjaga, sehingga manfaatnya sangat baik,” kata Olly.

Peran GP Ansor Sulut cukup besar menjaga keharmonisan dalam keberagaman di Sulawesi Utara. “Terima kasih sebesar-besarnya karena peran GP Ansor dalam menjaga kerukunan di Sulut berada di garis paling depan,” kata Olly.

Dengan terciptanya kerukunan pasti akan berdampak baik, bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi perputaran ekonomi Sulut.

“Kalau keamanan di Sulut berjalan dengan baik, ormas bekerja sama dengan TNI dan Polri, tentunya semua ini bisa lancar sehingga banyak orang mau datang di Sulut,” kata Olly.

Puluhan pengurus PW GP Ansor Sulut diundang kedepan untuk dibaiat (istilah untuk upacara pengangkatan atau pelantikan seorang pemimpin) salah satu pengurus pusat GP Ansor Lukman Hakim, tak lain adalah Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulut. Lukman membacakan naskah baiat dan diikuti seluruh pengurus yang berdiri di podium utama kegiatan.

Diketahui, Gus Yaqut sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas dilantik Presiden RI Joko Widodo dalam masa jabatan 2019-2024, di Jakarta, Rabu (23/12/2021).

Gus Yaqut mendapat sesi terakhir memberikan sambutan setelah seluruh rangkaian acara dilaksanakan. Dia memberi hormat kepada para Kyai, ulama karena Ketua NU Sulut Ulyas Taha dan Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur juga tak luput dari acara sakral itu. 

Kursi baris kedua dibelakang tempat duduk Olly dan Gus Menag sapaan lain Yaqut, duduk Kakanwil Kemenag Sulut Anwar Abubakar berseragam Banser yakni salah satu organisasi kepanduan atau badan otonom GP Ansor.

“Saya tidak tau beliau pake jaket Banser mungkin karena saya menterinya atau apa, yang jelas ini semangat buat sahabat karena kita memiliki Kemenag,” kata Gus Menag, disambut gelak tawa yang hadir.

“Tapi Banser ini asli karena masih Sulwesi Selatan, belum Sulut baju Bansernya, kalau tidak kita Banserkan, kalau tidak bisa di Banserkan kita ganti,” kata Yaqut, diikuti riuh tawa yang hadir.

Disambung Gus Yaqut juga karena sempat hadir Rektor Insitutut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado. “Bapak Rektor IAIN Manado, titipan pemuda Muhammadiyah” disambut tawa hadirin. “Aman Pak-Aman Pak,” kata Menag, dan sambutan tawa juga terdengar.

Gus Yaqut mulai mengalihkan sambutannya, saat mengisi materi soal Kebhinekaan, NKRI dan Keansoran.

“Beruntung Sulut memiliki gubernur sekelas Bang Olly Dondokambey OD). Memang tingkatannya lebih rendah kalau hanya gubernur, harus didorong menjadi presiden,” kata Yuqut, melanjut jokesnya.

“Ini asli bukan karena di depan Pak gubernur, saya merasakan betul dan mendapatkan banyak cerita dari teman-teman yang sempat berinteraksi dengan beliau, terutama di PDIP Perjuangan. Saya PKB tapi saya banyak berteman dengan PDIP,” kata Gus Yaqut.

Comment