mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota (pemkot), Kotamobagu melalui Dinas Pendidikan (Disdik), menggelar pendidikan dan pelatihan pengelola perpustakaan sekolah, di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kotamobagu.
Kegiatan berlangsung Senin, (3/5) sampai Rabu, (5/5) dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Sekretaris Dinas Pendidikan kotamobagu, Rastono mengatakan, kegiatan ini bekerja sama dengan Climate Institute Jakarta, bertujuan untuk mengedukasi para pustakawan di Kotamobagu, agar dapat meningkatkan kapasitas sebagai pustakawan sejati.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk dapat membantu para guru yang juga bekerja sebagai pengelola perpustakaan sekolah, agar dapat meningkatkan kapasitas juga mempunyai terobosan dalam meningkatkan minat baca siswa dan siswi disetiap sekolah dimasa pendemi Covid-19,” kata Rastono, Rabu (5/5).
Menurutnya, tenaga pengajar disetiap sekolah SMP dan SD di Kotamobagu, memiliki tanggung jawab juga sebagai penjaga perpustakaan. Hal ini disebabkan tidak tersedianya sarjana perpustakaan atau pernah ikut training soal perpustakaan atau biasa disebut pustakawan.
Sementara, Direktur Climate Institute, Putri Damayanti Potabuga, menjelaskan dari 78 peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut hanya ada dua orang yang bukan sebagai tenaga pengajar dan menjadi penjaga perpustakaan sekolah.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama Dinas Pendidikan Kotamobagu untuk mengintegrasikan bahwa pentingnya pengajaran di sekolah agar ditopang dengan perpustakaan yang baik dan benar,” ujar Putri.
Diketahui, selain dari Climate Institute sebagai pemateri, ada pustakawan Sulut yang telah mengikuti Training of Trainers (ToT) Perpustakaan Nasional, Sudarwin Jusuf Tompunu. Dan untuk peserta adalah guru-guru pengelola perpustakaan di sekolah baik SMP maupun SD se-Kotamobagu.
Peliput : Abeng Damonggi
Redaktur : Supriono






Comment