Peringati HKN ke 113 Tahun, Ini Sejumlah Harapan Kepala Rutan Kotamobagu

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kotamobagu mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HKN) 2021, Kamis (20/5).

Upacara yang digelar secara virtual itu, diikuti Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Kotamobagu, Setyo Prabowo Bc a IP SPd MSi beserta seluruh pejabat struktural dan staf, di aula Pertemuan Rutan Kelas II B Kotamobagu, sekira pukul 08.30 Wita.

Dalam kegiatan tersebut, Setyo Prabowo beserta jajaran ikut mendengarkan naskah pidato Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dalam rangka memperingati HKN ke 113 tahun.

Kepala Rutan, Setyo Prabowo mengatakan, semenjak diikrarkan HKN 1908, kini berusia 113 tahun tentu bukan waktu yang singkat.

Untuk itu, ia menaruh harapan besar pada momen ini demi bangsa tercinta ini.

“Jangan sampai generasi saat ini tidak rukun. Tentu, kita malu kepada pendiri bangsa yang mempersatukan dengan penuh cucuran darah, keringat dan air mata, dan malu pada generasi selanjutnya karena akan dititipkan puing-puing  yang dulunya dipersatukan oleh pendiri bangsa,” kata Prabowo.

“Kebebasan rakyat harus selalu hidup di tengah-tengah masyarakat, namun tidaklah boleh sebenar-benarnya bebas karena kebebasan tanpa batas adalah anarki,” tambahnya.

Ia juga berharap, kedepan Indonesia terlebih khsusunya Sulawesi Utara (Sulut) terbebas dari Covid-19.

Prabowo mengajak, dengan semangat kebangkitan Nasional agar dapat lawan virus corona, dengan mematuhi Prokes Covid-19 dengan cara 5M.

“Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” katanya.

Harapan besar tentu seluruh masyarakat Sulut, ditengah pandemi saat ini, berharap kondisi saat ini cepat berakhir.

“Tak masalah seberapa buruknya keadaan, manusia dan bangsa yang tangguh akan senantiasa bisa bangkit kembali. Selamat hari kebangkitan nasional 2021. Bangkitlah semua karena kita bangsa yang tangguh,” harap Prabowo.

 

Peliput: Yudi Paputungan
Redaktur: Gito Simbala

Comment