mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, memberikan imbauan kepada pelajar yang ada di Kota Kotamobagu, untuk tidak melakukan perayaan kelulusan dengan cara berkerumun dan konvoi saat pengumuman kelulusan.
Bahkan, sebaiknya juga tidak melakukan coret-coret seragam sekolah menyambut pengumuman kelulusan sekolah tahun ini, di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan mendapat perhatian serius Pemkot Kotamobagu.
Ini sebagaimana dikatakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kotamobagu, Drs Hi Teddy Makalalag, Selasa (2/06).
“Merayakan kelulusan tidak harus dengan aktivitas berlebihan, apalagi saat ini kita semua masih berjuang melawan pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini. Rayakan dengan aktivitas positif, tanpa harus berkerumun, corat-coret seragam sekolah hingga melakukan konvoi di jalanan yang bisa membahayakan keselamatan para siswa-siswi sekalian,” imbau Teddy.
Menurut Teddy, untuk mengantisipasi hal ini Pemkot Kotamobagu telah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan aparat TNI dan Polri, pada Senin (31/05), di ruang rapat Sekretaris Daerah Kotamobagu.
“Dalam rapat dibahas langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah daerah untuk mengantisipasi rencana aktivitas konvoi bersama dan aksi corat-coret para siswa-siswi ini. kami juga meminta para guru dan orang tua dapat berperan aktif mengawasi anak-anaknya agar tidak ikut serta dalam aktivitas ini,” ujarnya.
Teddy juga mengajak masyarakat terutama kepada orang tua murid, agar dapat bersama-sama dengan Pemkot Kotamobagu, mengantisipasi terjadinya kerumunan, konvoi dan mencoret baju seragam siswa yang dinyatakan lulus.
“Ini menjadi tugas kita bersama, apa lagi saat ini Pemkot sedang giat-giatnya melakukan upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19. dan mengatisiapsi jangan sampai timbulnya klaster baru Covid-19,” ujar Teddy.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan mengunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan.
Sementara Kepala Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP dan Damkar) Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta mengatakan, pihaknya berkerja sama dengan aparat TNI dan Polri akan menindak tegas jika pada saat pengumuman kelulusan nanti, para siswa-siswi di Kotamobagu akan melakukan konvoi di jalanan.
“Kami sudah mendengar informasi corat-coret dan konvoi para siswa-siswi di Kotamobagu, dan kami akan mengambil tindakan tegas jika rencana ini tetap dilakukan,” tutur Sahaya.
Ia juga mengimbau agar para siswa-siswi dapat menunggu pengumuman kelulusan dari pihak sekolah dengan berada di rumah saja, tanpa harus berkeliaran di luar rumah dan melakukan aktivitas yang tidak perlu.
“Diharapkan pengumuman dapat ditunggu di rumah masing-masing, tidak perlu berkerumun di tempat umum ataupun melaksanakan aktifitas corat-coret atau konvoi di jalanan yang selain menimbulkan kerumunan, juga membahayakan keselamatan para siswa sekalian,” ucapnya.
*






Comment