PT PP Bendungan Pindol, Utamakan Prokes Covid-19 Saat Tes Urin Narkoba

mediatotabuan.co, Bolmong — PT PP pada mega proyek di Desa Pindol Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggelar tes narkotika dengan mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan ini dalam rangka mendukung Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) tahun 2021, dengan jargon War on Drugs, dilaksanakan di area proyek di Desa Pindol, Provinsi Sulut, Kamis (10/06) lalu.

Dari 136 karyawan yang dites tersebut, semuanya wajib mengikuti protokol kesehatan. Nampak, petugas dari BNN dan karyawan PT PP menggunakan masker saat tes urin berlangsung.

Menurut Johan, pelaksanaan test urine massal tersebut merupakan wujud nyata PT PP (Persero) Tbk, untuk berkomitmen secara serius dalam pencegahan dan penanganan narkotika di lingkungan perusahan.

“Semua hasilnya negatif,” kata Johan, salah satu Karyawan PT PP, Senin (14/06).

Namun, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, maka tes urin ini dilaksanakan bergiliran agar tidak menimbulkan kerumunan, apalagi yang dites saat itu ada 136 orang.

“Semua karyawan memakai masker, perusahan menyiapkan alat cuci tangan dan sabun juga tersedia hand sanitizer,” kata Johan.

Menurutnya lagi, setiap karyawan yang akan bekerja di area proyek sudah melalui tes Covid-19 sebagai standar keselamatan dan kesehatan karyawan, bahkan wajib melalui karantina sebelum masuk kerja.

“Itu sudah prosedur standar bekerja dimasa pandemi Covid-19 ini, termasuk membantu program pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan Corona,” katanya.

Diketahui, HANI merupakan kegiatan rutin yang diperingati seluruh dunia setiap 26 Juni. PT PP (Persero), melibatkan seluruh karyawan untuk diambil sampel urin (tes Narkotika), sebagai keseriusan perusahan dalam mendukung upaya pemerintah memberantas barang haram tersebut.

“Jelang HANI kami turut serta mendukung pemerintah memerangi peredaran Narkotika,” kata Johan.

Kegiatan yang mengikutkan seluruh karyawan dan tenaga kerja pelaksana mega proyek Bendungan Lolak dimulai Pukul 09.30 hingga 12.00 Wita. Tahapan yang diikuti seluruh peserta tes Narkoba, pertama dilakukan pendaftaran peserta tes urine dan penyerahan botol sampel tes urine kepada peserta, dilanjutkan dengan pengambilan sampel urine dengan didampingi tim BNN serta tim medis.

Acara ini diawali sambutan yang disampaikan Bimo Kunto Wibowo, perwakilan dari PT PP Proyek Bendungan Lolak, kemudian penyuluhan tentang HANI yang dipaparkan Koordinator Bidang P2M BNNP Sulut Sam G Repy.

“Seluruh peserta harus melalui tahapan pemeriksaan, namun wajib juga mengikuti protokol kesehatan,” kata Kunto disela sambutan.

Nampak, seluruh peserta dan BNN menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seluruh peserta, panitia dan pihak terkait diwajibkan memakai masker, serta disiapkan hand sanitizer.

“Minimal kami merapkan 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan atau pakai hand sanitizer dan menjaga jarak di area proyek. Harus ada perubahan perilaku dimasa Covid-19 agar semuanya selamat dan sehat, serta perkerjaan tetap berjalan,” kata Johan mengakhir.

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment