mediatotabuan.co, Bolmong – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menggelar rapat virtual persiapan pelaksanaan Diklat Terpadu Dasar (DTD) ke III.
Rapat virtual via zoom ini menghadirkan seluruh pengurus PC GP Ansor termasuk jajaran dewan pembina. Dimulai Pukul 19.30 Wita, tidak dilaksanakan tatap muka langsung untuk menghindari kerumunan, sekaligus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
“Karena pengurus ada sekitar 50-an orang dan bila semua terkumpul pasti akan terjadi kerumunan,” kata Sekretaris GP Ansor Bolmong Rudy Satria Bonuot, Jumat (18/06).
Dijelaskan, organisasi kepemudaan Islam ini akan menggelar pengkaderan lewat DTD. Sehingga, pihaknya memulai dengan rapat koordinasi via zoom, untuk merumuskan agenda-agenda PC.
“Rapat secara langsung masih belum dilakukan karena masih ditengah pandemi Covid-19. Ini bagian dari ikhtiar upaya memutus mata rantai penyebaran corona,” kata Satria, yang juga advokat muda ternama di Sulut ini.
Sementara, Ketua PC GP Ansor Bolmong Supandri Damogalad, untuk Bolmong sudah ada jadwal DTD rencananya ditanggal 3-5 bulan September 2021, karena kegiatan ini akan dimulai pada bulan Juni, tapi mulai dari daerah lain.
“Jadi DTD akan dilaksanakan bergilir di Sulawesi Utara. Dengan melihat jadwal di Bolmong, maka kita masih punya waktu sekitar tiga bulan,” katanya.
Karena masih dimasa Pandemi, maka persiapannya harus matang dan sesuai protokol kesehatan, termasuk lokasi pelaksanaan. Jumlah peserta dibatasi hanya 50 orang dan semuanya wajib rapid tes sebelum hari H.
“Kali ini pelaksanaannya di wilayah Dumoga Raya, dan wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata Supandri.
Ditambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dalam rangka agenda pengkaderan tersebut, agar menyesuaikan dengan kondisi dimasa pandemi.
“Secepatnya panitia lokal akan dibentuk dan langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, agar pelaksanaannya sesuai dengan protokol kesehatan,” terangnya.
Supandri juga mengimbau kepada seluruh kader GP Ansor Bolmong, agar selalu mematuhi prokes Covid-19, minimal mengikuti anjuran 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.
“Penting juga agar menghindari kerumunan. GP Ansor cukup berperan melawan pandemi Covid-19, maka seluruh kader wajib mengikuti prokes,” imbuh Supandri, sembari menambahkan perubahan perilaku dimasa pandemi ini begitu penting agar kesehatan dan keselamatan kita bersama keluarga tetap terjaga.
Penulis: Fahmi Gobel






Comment