mediatotabuan.co, Kotamobagu – Asisten II Pemkot Kotamobagu, Hj Siti Rafiqah Bora SE, membuka pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA), di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jumat (25/05).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembagunan Sekda Kotamobagu, membuka kegiatan ini mewakili Wali Kota Ir Hj Tatong Bara.
Pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini, digelar Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Manado, bekerja sama dengan Pemkot Kotamobagu melalui Diskominfo.
Dalam sambutanya wali kota, yang dibacakan Hj Rafiqah Bora mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih kepada BPSDMP Kominfo Manado, yang telah menggelar pelatihan bagi pelaku UMKM di Kota Kotamobagu, dalam mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan digital.

“Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan, terlebih di masa pandemi seperti saat ini peningkatan kemampuan para pelaku UMKM untuk bertahan di tengah hantaman krisis yang melanda seluruh dunia, mutlak dibutuhkan,” katanya.
Untuk itu, ia berharap dengan pelatihan ini, para pelaku UMKM di Kotamobagu bisa mendapat tambahan ilmu dan kemampuan untuk meningkatkan produktivitas usahanya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Sementara itu, Kepala BPSDMP Kominfo Manado, Christiany Juditha SSos MA, memeberikan apresiasi kepada Pemkot Kotamobagu, kerena dukungannya bisa terselenggarakannya kegiatan ini.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Wali Kota Kotamobagu yang telah memberikan support dan dukungan hingga kegiatan ini bisa terlaksana di Kotamobagu,” ucapnya.

Lanjutnya, Pelatihan DEA, merupakan program Balai Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, melalui BPSDMP yang ada di 8 kota di Indonesia.
“Kotamobagu menjadi kota ke 9 pelaksanaan DEA di wilayah Provinsi Sulut, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah, yang menjadi wilayah BPSDMP Kominfo Manado. Kegiatan dilaksanakan 2 hari, mulai tanggal 25 sampai tanggal 26 Juni 2021,” kata Christiany.
Bahkan, ia cukup terkejut dengan antusias warga Kota Kotamobagu khusunya pelaku usaha dengan kegiatan ini.
“Peserta yang mendaftar cukup banyak, di atas 200 peserta, kemudian diseleksi adminisrasi oleh pantia tersisa 198 peserta, kemudian di seleksi lagi terutama terkait bidang usaha yang dijalankan, dan tersisa 60 peserta yang hadir saat ini,” katanya.

“Dalam pelatihan akan diberikan materi mulai model bisnis, pembuatan konten kreatif, cara memasarkan produk, hingga ke cara pembuatan website atau toko digital untuk memajang produk usahanya,” tambahnya.
Christiany berharap, dengan kegiatan ini, bisa meningkatkan daya saing usahanya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.
“Mudah-mudahan pelatihan ini bisa meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM di Kotamobagu dalam menjalankan usahanya terutama dengan memanfaatkan perkembangan teknologi,” harpanya.
Advetorial/Gito






Comment