CORONA MEMBAWA PERUBAHAN

Mereka para orang tua peserta didik tidak sedikit yang belajar online dengan menggunakan komunitas WhatsApp dengan membuat group dan komunitas pembelajaran peserta didik yang sampai saat ini memakai goegle classroom, geogle form, geogle meet, zoom meeting, Microssof Office 365. Tetapi walaupun cara-cara pembelajaran daring ini tetap berlangsung, hingga kini masih ada sebagian dari anak-anak kami para peserta didik di SMP Negeri 2 Gorontalo tidak beruntung mereka tidak bias daring karena tidak punya Handphone sendiri, kalaupun ada handphone tetapi tidak ada pulsa data.

Mereka kebanyakan menggunakan fasilitas warung Wifi yang sebenarnya tidak layak untuk mereka ditengah-tengah orang dewasa. Kalau para peserta didik pandai memanfaatkan warung Wi-fi untuk belajar mengikuti arahan para guru sesuai jadwal yang telah ditetapkan akan menjadi baik, akan tetapi sebaliknya apabila mereka mengikuti arus yang kurang baik apalah artinya belajar daring. Semua itu dibutuhkan sebuah sinergi antara orang tua dan guru-guru di sekolah untuk mengarahkan putra-putrinya dengan baik. Semua orang mengambil peran demi suksesnya pembelajaran daring selama pandemi. Semoga virus corona segera berakhir di muka bumi ini. Aamiin YRA…

 

Penulis merupakan:

*       Pengiat Literasi Guru PAI (SMP Negeri 2 Kota Gorontalo)

*       Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD-AGPAII) Kota Gorontalo

*       Ketua (Pogogutat Matali di Gorontalo)

Comment