by

PT PP Berikan Reward dan Punishment Kepada Karyawan, dengan Protkes Covid19 yang Ketat

mediatotabuan.co, Bolmong — Perhatian dan komitmen yang tinggi dalam kebijakan ketenagakerjaan terus menjadi prioritas PT Perumahan Pembanguna (PT PP) Persero. Penguatan struktur K3 terus diterjemahkan, termasuk implementasi protokol kesehatan Covid-19 3M.  

PT PP yang sedang menangani proyek Bedungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), selalu memberi apresiasi untuk staf dan karyawan termasuk karyawan tertib Alat Pelindung Diri (APD), terutama dimasa pandemi Covid-19.

Penguatan struktur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diterjemahkan di lapangan melalui berbagai program yang dapat meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk mengedukasi para karyawan serta memberikan reward dan punishment kepada para pekerja dan karyawan berprestasi.

Kegiatan penyerahan reward and punishment yang berlangsung kepada karyawan PT PP Bendungan Lolak, diserahkan langsung Kepala P2K3 Ir Ilham Abadi, di halaman proyek, pada Kamis (22/7) pekan lalu. 

Kategori reward and punishment yang diberikan antara lain, kelompok kerja terbaik, karyawan teladan safety dan karyawan peduli lingkungan. Dari beberapa kelompok, hampir semua menerima penghargaan dengan berbagai bidang diantaranya, karyawan tertib APD, karyawan peduli keselamatan, karyawan lokasi kerja paling bersih dan masih banyak lagi.

penyerahan reward and punishment kepada karyawan PT PP Bendungan Lolak, diserahkan Kepala P2K3 Ir Ilham Abadi, Kamis (22/7). (foto: dok)

Kepala Divisi Health, Safety and Environment (HSE) PT PP proyek Bendungan Lolak Johan Midardi mengatakan, salah satu elemen dari berjalannya system keselamatan kerja adalah dengan adanya reward dan phunishment. Menurutnya, dengan pemberian penghargaan kepada pekerja yang tertib dan taat aturan diharapkan menumbuhkan semangat serta peduli akan keselamatan dan kesehatan kerja.

“Karyawan dan pekerja perlu dirangsang untuk menumbuhkan sikap taat dan peduli dengan keselamatan kerja. Kegiatan ini juga memberi motifasi kepada semua pekerja akan pentingnya sebuah keselamatan kerja, agar perkerja bisa mengubah perilaku hidup teruatam dimasa pandemi Covid-19,” ucap Johan, Jumat (30/7).

Ia juga menngigatkan kepada karyawan dan pekerja bahwa keselamatan kerja merupakan kebutuhan, bukan karena terpaksa. K3 harus benar-benar melekat dalam suatu aktifitas pekerjaan, termasuk mengikuti anjuran pemerintah soal protkes 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Produksi itu penting tapi keselamatan semua karyawan sangat sangat penting, termasuk mengikuti protkes Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembina Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (P2K3) Ir Ilham Abadi mengatakan, antusias pekerja dalam berkompetisi keselamatan kerja sangat-sangat baik, mereka berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dalam hal aspek keselamatan kerja.

“Selain berperan penting dalam menunjang keberhasilan aktivitas usaha perusahaan, keselamatan dan kesehatan kerja juga memiliki makna strategis yang menjaga eksistensi perusahaan,” ucap Ilham.

Dikatakannya, seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan karakteristik sebuah lokasi kerja, PT PP (Persero) Tbk, dituntut untuk dapat beradaptasi dengan cepat, dengan mengedepankan akhlak BUMN.

“Komitmen ini akan terus dilakukan demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan pengelolaan lingkungan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dari pantauan, nampak kegiatan tersebut mengacu pada protokol kesehatan yang ketat guna mencegah terjadinya dampak penyebaran Covid-19.

 

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment