Tatong Evaluasi Realisasi Anggaran OPD Kotamobagu

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, terus melakukan evaluasi kinerja sekaligus realisasi anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Kali ini, dilakukan Wali Kota Kotamobagu didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Sande Dodo MT, Asisten I Drs Hi Teddy Makalalag, Asisten II Hj Sitty Rafiqah Bora SE, Asisten III Sofyan Mokoginta, di Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop-UKM) dan Dinas Pendidikan (Disdik), Selasa (10/08).

“Kegiatan hari ini dilakukan di Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM dan Dinas Pendidikan, untuk melakukan evaluasi terhadap capaian realisasi anggaran perangkat daerah,” kata Wali Kota, Hj Tatong Bara.

Selain melakukan evakuasi terkait kinerja dan realiasasi anggaran, Tatong Bara juga ingin mengetahui langsung apa yang menjadi penyebab atau kendala-kendala dihadapi dalam pelaksanaan program kegiatan. 

“Ini penting dilakukan untuk melihat sejauh mana capaian masing-masing perangkat daerah khususnya dalam mendukung pencapaian indikator sasaran dalam RPJMD Kota Kotamobagu yang saat ini sudah masuk tahun ketiga,” tutur Tatong.

“Apa yang belum tercapai, atau progress capaiannya masih di bawah target harus diakomodir kembali dan diarahkan untuk bisa mencapai indikator sasaran yang ada,” kata Tatong.

“Makanya selain melihat capaian realisasi anggaran yang sedang berjalan saat ini, perangkat daerah juga diminta untuk mempersiapkan formula anggaran yang tepat dalam APBD perubahan, kemudian proyeksi anggaran serta pencapaian indikator sasarannya pada APBD TA 2022,” tambahnya.

Lanjutnya, apalagi saat ini, dimana pandemi masih berlangsung, sehingga terjadi banyak perubahan regulasi dari pemerintah pusat yang harus disesuaikan kembali oleh pemerintah daerah.

“Ini juga menjadi poin penting untuk disesuaikan dalam program kegiatan perangkat daerah. Kita harus punya kesamaan persepsi dalam pencapaian target dan indikator ini, dan saya turun langsung berkunjung ke perangkat daerah untuk mengidentifikasi ini secara lebih dekat lagi,” tukasnya.

Penulis: Gito Simbala

Comment