mediatotabuan.co, Boltim – Peserta calon Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) 2021, yang akan mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dikabarkan diwajibkan memiliki hasil swab test PCR maupun rapid tes antigen.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memberikan swab test PCR maupun rapid tes antigen secara gratis bagi warga Boltim yang akan mengikuti ujian SKD CPNSD 2021.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi mengatakan pelayanan swab test PCR dan rapid test antigen dilaksanakan ditiap fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di masing-masing wilayah.
“Tidak ada pungutan biaya apapun. Jadi kepada peserta tes CPNS ber-KTP Boltim silahkan mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat satu hari sebelum pelaksanaan ujian,” kata Eko, Jumat (17/09).
Pelaksanaan SKD CPNS menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain isolasi mandiri selama 14 hari sebelum SKD dimulai, dan mengisi serta mencetak kartu deklarasi/pernyataan sehat, peserta SKD juga diwajibkan melakukan swab test RT PCR dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam, atau rapid tes antigen dalam kurun waktu 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif sebelum tanggal pelaksanaan ujian.
“Ada 790-an pelamar CPNS yang ber-KTP Boltim. Kita gratiskan semua. Sekali lagi, untuk swab tes PCR maupun rapid yang antigen kita gratiskan dan tidak ada pungutan biaya apapun. Untuk pelamar dari luar Boltim itu (swab test PCR dan rapid test antigen) di daerah mereka masing-masing,” ujarnya.
Eko juga mengatakan agar peserta tes CPNS agar terus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid -19 saat beraktivitas.
“Tetap patuhi prokes covid-19, selalu pakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer,” imbaunya.
Peliput: Adri Damongi
Redaktur: Gito Simbala






Comment