mediatotabuan.co, Boltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dibawah komando Bupati Sam Sachrul Mamonto dan Wakil Bupati Oskar Manoppo (SSM-OPPO), berkomitmen memacu laju pembangunan dalam mewujudkan visi misi Boltim BERSINAR.
Buktinya program “Digitalisasi Desa Wisata” yang menjadi prioritas dan unggulan dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi masayarkat mendapat mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan.
Untuk mematangkan program unggulan tersebut, Pemkab Boltim menginisiasi berbagai langkah strategis yang salah satunya dengan menjalin sinergitas dengan Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
Langkah inisiatif ini diawali dengan Diskusi Webinar dengan tajuk “Menuju Boltim besinar melalui Digitalisasi Desa Wisata”, Senin (20/09).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto menyampaikan komitmen untuk memajukan ekonomi di Boltim akan diwujudkan dengan berfokus pada Ekonomi Desa, sebagai unggulan dan tulang punggung perekonomian Boltim. Hal ini menjadi penting karena karakteristik wilayah Boltim adalah wilayah Pedesaan bukan Urban.
“Dalam konteks Pembangunan Desa, Saya ingin memulainya dan memberi fokus yang benar-benar serius terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur desa. SDM dulu kita benahi, baru program-program strategis lain bisa kita jamin keberhasilannya. Itu sebabnya, mengapa kita bersinergi dengan Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri sebagai pembina dan pengampuh Pemerintahan Desa,” ungkap bupati.
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Dr Yusharto Huntoyungo M.Pd, yang di wakili Analist Perencanaan Strategis, Dr Tomy Bawulang Ph.D, dalam sambutan dan presentasinya menyampaikan saat ini peningkatan kapasitas aparatur desa merupakan fokus dan program prioritas Kementrian Dalam Negeri melalui program penguatan pemerintahan dan pembangunan desa atau yang di kenal dengan Program P3PD.
“Melalui Program ini, nantinya aparatur pemerintahan desa diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kapasitasnya secara berkesinambungan. Karena salah satu bagian program ini adalah menyiapkan satu sistem pembelajaran online atau learning management system, yang bisa diakses dimana saja dan kapanpun. Program P3PD juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan, serta meningkatkan kualitas belanja desa, Sehingga program-program strategis dan afirmatif pemerintah dapat benar benar membawa dampak perubahan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa” Ujarnya.
Sementara itu, Kadis Pariwisata Boltim Mohamad Risky Lamaluta SE menjelaskan, Kabupaten Boltim saat ini sudah memiliki 6 desa Wisata yang siap dikembangkan lebih lanjut. Sedangkan dari sisi coverage internet, Kadis Komunikasi dan informatika Boltim Khaeruddin Mamonto mengakui butuh peningkatan yang cukup signifikan jika program Digitalisasi Desa Wisata akan dijadikan program unggulan.
“Karena mengingat baru 50 persen wilayah Kabupaten Boltim yang saat ini terkoneksi dengan fiber optik,” Kata Khaeruddin.
Meski berbeda pendapat antara keinginan dan kesiapan sarana prasarana, namun kedua pejabat teras tersebut sepakat dan optimis bahwa program strategis pemerintahan saat ini bisa dilaksanakan dengan baik.
Webinar yang dipandu Ekonom Universitas Sam Ratulangi yang juga merupakan staf khusus Bupati Boltim, Dr Magdalena Wullur tersebut berlangsung selama dua jam dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang akan ditindaklanjuti dalam bentuk program kerja yang nantinya akan di dukung oleh semua perangkat Daerah di Kabupaten Boltim.
Peliput: Adri Damongi
Redaktur: Gito Simbala






Comment