mediatotabuan.co, Bolmong – Sedikitnya 18 siswa siswi dari SMK Negeri 2 Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), akan turun melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mulai 4 Oktober Hingga 4 Februari 2022 di instansi pemerintah dan swasta.
Guru SMK N 2 Bolaang, Taufik Djunaidi ,saat bersua media ini mengatakan pihaknya sedang menjajaki instansi yang menjadi sasaran para pelajar yang akan melaksanakan PKL. Namun, pembekalan sudah dilakukan termasuk dengan bagaimana melaksanakan PKL dimasa pandemi Covid-19 agar patuhi 3M.
“Pembekalan sudah dilakukan, termasuk bagaimana perilaku mereka (siswa) selama mengikuti PKL dimasa pandemi Covid-19 ini,” kata Djunaidi, Rabu (29/9).
Yang pasti kata Taufik, protokol kesehatan (protkes) 3M wajib dilakukan saat peserta PKL melaksakan tugas dan kewajiban mereka. Apalagi anak-anak didik ini akan berada di luar sekolah, yang nota bene adalah instansi pemerintah dan swasta.
“Saat ini kan semua instansi pemerintah dan swasta, gencar kampanyekan bagaimana mentaati protkes Covid-19, dengan mematuhi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, demi utuk memutus mata rantai penyebaran Corona,” katanya.
Mengingat peserta PKL ini belum terlalu dewasa, karena masih kelas II, maka pihaknya juga berkoordinasi dengan lokasi penempatan agar membimbing dan mengingat mereka bila tidak sesuai lagi dengan program PKL.
“Mereka masih butuh bimbingan juga, meskipun sudah diberi pembekalan tapi namanya anak-anak remaja pasti masih butuh bimbingan, karena yang turun ini baru kelas dua,” kata Taufik.
Sedangkan dari 18 peserta PKL yang akan turun, semuanya dari jurusan multimedia jadi memilh instansi pemerintah dan swasta yang juga berhubungan dengan keahlian tersebut. Rencananya mereka itu akan dibagi ke lima atau enam instansi.
“Tinggal tergantung hasil koordinasi. Sebab PKL ini cukup lama, sampai Februari tahun depan, tapi akan dievaluasi dan ada rolling (pertukaran siswa), sesekali juga akan ditarik ke sekolah, jadi tidak berada di tempat PKL selama 5 bulan penuh,” terangnya.
Namun, Ia berharap pandemi Covid-19 akan segera berakhir sehingga PKL bisa terlaksana dengan baik, sebab bila ada kebijakan pemerintah soal PPKM hingga level 4, maka otomatis PKL juga tidak boleh dilakukan.
“Kita berdoa saja agar Corona cepat berakhir, dan kami sudah bekali juga peserta PKL, terkait dengan kepatuhan terhadap imbauan pemerintah soal 3M,” tutupnya.
Penulis: Fahmi Gobel






Comment