Poigar Gencar Vaksinasi, Camat Alfina Imbau Jangan Lengah 3M

mediatotabuan.co, Bolmong – Program vaksinasi massal di Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), gencar dilakukan. Meski demikian Camat Alfina Sumenda, mengingatkan agar  jangan lengah dan tetap taati 3M.

Selang Bulan Oktober ini, terakhir Kecamatan Poigar giatkan vaksinasi massal di Gedung GMIBM Bethesda Tiberias, Sabtu 30 Oktober, yang dilaksanakan tim kesehatan Polda Sulut, Polres Bolmong dan Dinas Kesehatan Bolmong.

Sasaran adalah warga yang akan divaksin tahap 1 dan tahap 2, dengan jumlah warga sekitar 364 orang. Data dihimpun, penerima vaksin sudah ada yang penyuntikan tahap 2, juga ada yang masih tahap 1.

Jumlah penerima vaksin Aztrazaneca Dosis 1 ada 226   orang, Aztrazaneca dosis 2 jumlah 8 orang. Sedangkan yang menginginkan vaksi Sinovac dosis 1 ada 104  orang dan dosis 2 jumlah 6 orang.

Bersamaan juga dilaksanakan vaksinasi di Desa Pomoman dengan pendaftar 61 orang, namun yang lolos screening hanya 53 orang, dan peminat Sinovac begitu tinggi dosis 1 berjumlah 50 orang, dosis 2 jumlah 3 orang, sisanya vaksin Aztrazaneca dosis 1. Sehingga total sasaran yang divaksin dalam satu hari di Kecamatan Poigar 417 orang.

Alfina mengatakan target untuk vaksinasi ini belum juga tercapai, sehingga butuh kerjasama seluruh elemen masyarakat agar bisa maksimal. Namun, Ia lega sebab semua desa sudah masuk program dengan tujuan meningkat imun tubuh masyarakat.

“Minimal kami sudah masuk ke 20 desa. Artinya, vaksinasi ini sudah tersosialisasi ke seluruh desa di Poigar, tinggal kerjasama seluruh pihak, sehingga masyarakat bisa sadar dengan program ini,” kata Alfina, yang baru saja dilantik menjabat kepala wilayah di Poigar, pekan lalu.

Ditambahkan, Ia telah menghubungi beberapa ormas dan OKP untuk kerjasama dengan pemerintah mendorong masyarakat mau ikut divaksin. Bila hal itu terwujud, tujuan vaksinasi sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 akan terlekasana dengan baik.

“Sebab ada desa yang animo masyarakat tinggi ikut vaksin ada juga yang rendah, jadi butuh dorongan pihak-pihak tertentu seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas dan OKP,” kata Alfina Sabtu (30/10).

Tapi meskipun divaksin, Ia mengimbau warga tetap mengikuti anjuran pemerintah terkait protkes 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Perubahan perilaku selama ada pandemi ini tetap dipertahankan.

Begitupun lintas koordinasi seperti posko Covid-19 di seluruh desa harus aktif sosialisasi akan ancaman penyebaran pandemi ini. Dengan begitu kegiatan kemasyarakatan bisa dijalankan seperti semula sebelum ada Corona.

“Juga memberikan pengertian bila vaksin Covid-19, itu halal dan tidak berbahaya selama penerima dosis tidak ada penyakit bawaan, makanya ada proses screening dulu, dan warga harus jujur menjawab pertanyaan dokter saat akan divaksin,” imbuh camat cantik ini.

Dikatakan lagi, proses vaksinasi akan terus dilaksanakan tinggal kesiapan dari petugas kesehatan. Kalau pemerintah sifatnya akan koordinasikan dengan para sangadi (kepala desa), mana yang sudah siap.

“Sebab stok vaksin cukup banyak, dan Poigar ada tersedia sekitar 1000 dosis yang kini disiapkan Dinas Kesehatan,” kata Alfina lagi.

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment