50 Persen Warga Pinonobatuan Sudah Divaksin Covid-19

mediatotabuan.co, Boltim – Sebanyak 50 persen warga Desa Pinonobatuan, Kecamatan Modayag Barat, telah divaksin Covid-19.Capaian 50 persen ini, merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Desa (Pemdes) Pinonobatuan dan Dinas Kesehatan Boltim, melalui Puskesmas Kecamatan Modayag Barat.

Meski telah mencapai 50 persen, namun program vaksinasi gratis ini, terus digalakkan Pemdes Pinonobatuan dan Dinkes Boltim.

Bahkan, Pemdes Pinonobatuan dan Dinkes Boltim melalui Puskesmas Kecamatan Modayag Barat, kembali memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di Kantor Desa Pinonobatuan, Rabu (3/11).

“Khusus Desa Pinonobatuan, data warga yang sudah melakukan vaksinasi mencapai 50 persen, baik tahap I atau pun tahap II,” kata ketua tim vaksinator Puskesmas Modayag Barat, Christianto Bangol S.kep.

Vaksinasi tersebut menyasar anak-anak umur 12 tahun ke atas, lansia, masyarakat umum, dan ibu hamil dengan umur kehamilan 13 minggu ke atas. Adapun jenis vaksin yang digunakan yakni vaksin Sinovac dan Moderna.

“Pelayanan vaksinasi Covid-19 di Desa Pinonobatuan, terbuka untuk umum, siapa saja dan dari mana saja. Siapa yang datang kami layani. Pelayanan sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WITA. Tetapi jika sudah lewat jam tersebut, dan masih ada antrian, maka tetap kami layani,” kata Bangol.

Sementara itu, Sangadi Desa Pinonobatuan, Nasrudin Mamonto mengatakan, Pemdes Pinonobatuan terus memberikan edukasi serta mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

“Dalam rangka mencapai herd immunity, seluruh perangkat desa, baik dusun, RT, lembaga adat, kader posyandu, dan perangkat yang lain ditugaskan untuk mengajak dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa vaksinasi aman dan halal,” kata Sangadi Desa pinonobatuan, Nasrudin Mamonto.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
“Selalu pakai masker saat beraktivitas, menjaga jarak, memakai hand sanitizer, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan,” Imbau Nasrudin.

 

Peliput: Adri Damongi
Redaktur: Gito Simbala

Comment