by

Kesadaran Suntik Vaksin Meningkat, Begini Efek Dua Gadis yang Tuntaskan Dosis Kedua

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Kesadaran masyarakat akan manfaat setelah divaksin Covid-19 mulai meningkat. Hal ini tergambar dari salah satu mahasiswi dan satu siswi yang datang di kegiatan vaksinasi massal, di Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu, Rabu (24/11).

Vaksinasi massal yang digelar Badan Intelejen Negara (BIN) di Kantor Kelurahan Molinow, dibuka sekitar Pukul 09.00 sampai 16.00 Wita. Sekitar 150 warga yang divaksin, menambah deretan data tervaksin jenis Sinovac maupun AstraZeneca.

Selain warga Kelurahan Molinow sendiri, ada juga beberapa dari luar daerah, yang kebetulan tinggal di kosan di wilayah itu.

Diantaranya, seorang siswi kelas 1, Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK N 1 Kotamobagu, Dinda Paputungan, bersama rakannya Siti Marwiya Vandaim seorang mahasiswi Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu, yang rela antri untuk mendapatkan suntikan vaksin.

Kedua gadis tersebut ingin sekali menuntaskan vaksin dosis kedua. Dinda sendiri, telah divaksin dosis pertama di sekolahnya tanggal 19 Oktober, namun karena belum divaksin dosis kedua, ia mencari tempat pelayanan vaksinasi dan mendapatinya di Molinow, yang notabene tak jauh dari kosan tempat ia tinggal.

“Ini dosis kedua, dosis pertama sudah disuntik waktu di sekolah, tapi saat adalagi vaksinasi di sekolah saya berhalangan masuk, jadi saya mencari tempat untuk vaksin dosis kedua,” kata Dinda, yang mengaku berasal dari Desa Poigar I, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolmong, Rabu (24/11).

Perempuan 15tahun ini saat ditanya efek samping saat menerima vaksin pertama, mengatakan tidak merasakan apa-apa. Dan dosis kedua yang ia baru terima juga belum ada yang dirasakan di tubuhnya

“Tidak merasakan apa-apa, justru saya merasa lebih sehat,” kata anak dari pasangan Kadir Paputungan dan Senny Peleng ini.

Senada, dikatakan Siti yang datang berboncengan motor bersama Dinda, ia juga mengaku tidak ada efek samping apa-apa saat divaksin dosis pertama tanggal 4 Oktober lalu. Justru ia merasa yakin setelah divaksin akan lebih sehat lagi.

“Saya divaksin pertama di kampung di Desa Tobayagan Induk, Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolsel, karena sekarang sedang berada di Kotamobagu, jadi mencari tempat vaksin di sini (Molinow),” aku mahasiswi semester VIII, jurusan Managemen Pendidikan Islam ini.

Nampak, keduanya mendaftarkan nama kemudian menunggu antrian dipanggil untuk disuntik vaksin Covid-19. Usai divaksin keduanya, kembali ke tempat kos di Kelurahan Molinow, tak jauh dari SMK Cokroaminoto, di wilayah yang sama.

Keduanya juga mengaku masih patuh dengan protokol kesehatan (protkes) Covid-19, dengan imbauan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas).

 

Penulis: Fahmi Gobel

Comment