mediatotabuan.co, Bolsel – Pemilihan Sangadi (Pilsang) untuk 38 desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), tahapannya baru saja selesai menetapkan daftar pemilih tetap (DPT). Setelah itu, akan dilanjutkan pendaftaran bakal calon yang dimulai pada 7 April 2022.
Namun sejauh ini anggaran Pilsang itu belum juga ada di tangan panitia tingkat desa. Padahal, berdasarkan jadwal yang direncanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bolsel, hari pelaksanaan pencoblosan untuk menentukan pimpinan tertinggi di desa itu adalah 18 Mei 2022 mendatang.
Kenyataan ini membuat beberapa panitia tingkat desa menginisiasi gerakan dengan menyisihkan sedikit dana pribadi, dengan tujuan untuk melanjutkan tahapan-tahapan pelaksanaan pesta demokrasi enam tahunan desa tersebut.
Salah satu panitia yang menyisihkan anggaran pribadinya adalah, Karim (bukan nama sebenarnya). Ia merupakan panitia Pilsang Desa Kombot Timur. Menurutnya, semenjak dikukuhkan pihaknya bekerja masih menggunakan anggaran pribadi. Bahkan hingga pada tahapan penetapan DPT pada tanggal 30 Maret 2022 kemarin.
“Selaku panitia Pilsang kami berharap, supaya anggaran untuk menyukseskan perhelatan Pilsang ini bisa segera disalurkan. Termasuk, penggunaan anggaran Pilsang diserahkan sepenuhnya kepada panitia,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kabupaten Bolsel, Alsyafri U. Kadullah, menegaskan anggaran Pilsang akan secepatnya direalisasikan.
“Anggaran itu akan tetap ada. Kan ada tahapan-tahapan yang harus dilalui juga. Mungkin belum semua persyaratan-persyaratan yang terpenuhi oleh panitia. Yang jelas anggarannya akan direalisasikan,” tegas Alsyafri, saat dikonfirmasi, Senin (4/04).
Selain itu, ia menuturkan, pihak DPMD Bolsel bulan lalu sudah memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada seluruh panitia dan perangkat desa ihwal: netralitas panitia, Sangadi, dan bagiamana menjalankan tahapan pelaksanaan Pilsang berdasarkan aturan yang ada.
“Setiap bakal calon, yang sebentar nanti mungkin akan ditetapkan sebagai calon Sangadi, agar mengikuti aturan yang ada. Jangan ada kampanye hitam; jangan sogok-menyogok; dan juga jangan menjanjikan sesuatu yang tidak mendidik kepada masyarakat,” ujarnya.
Alsyafri menambahkan, sebagaimana harapan Bupati dan Wakil Bupati Bolsel, terlebih seluruh elemen masyarakat semoga perhelatan Pilsang tahun ini bisa sukses, aman dan damai.
Peliput: Apriyanto Rajak






Comment