mediatotabuan.co, Boltim — Pasca banjir, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Haris Pratama Sumanta ST mengatakan selalu berkordinasi dengan pihak Balai Sungai Wilayah Sulut terkait proyek pembuatan tanggul di Desa Motongkad.
“Kita selalu berkordinasi, termasuk pengurusan hibah tanah yang dibutuhkan pihak balai pun sudah kita urus. Tinggal pihak balai yang ditunggu kapan mulai mengerjakan proyek itu,” kata Haris, Senin (16/05/2022).
Ia menjelaskan, memang pihaknya belum mengambil bahan bronjong karena belum ada pekerjaan dari pihak Balai Sungai. Sebab, harus ada perluasan sungai dulu baru bronjong akan diambil.
“Takutnya apabila belum ada pekerjaan lalu bahan bronjong sudah di lokasi, jangan sampai hilang. Nah itu siapa lagi yang disalahkan,” tandasnya.
Informasi dari staf Balai Sungai Wilayah Sulut Hari Sanali, penanganan perbaikan tanggul jebol yang menyebabkan banjir merembes ke pemukiman warga di Motongkad Utara, pihaknya masih terkendala surat hiba lahan untuk perluasan sungai.
“Sampai sekarang kami belum menerima surat hibah tersebut, kemudian untuk bronjong penguatan tanggul sampai sekarang Dinas PU Kabupaten Boltim belum mengambilnya di Kantor Balai, ” ungkapnya.
Diketahui, minggu (3/04/2022) sore, terjadi banjir di Motongkad Utara, Kecamatan Nuangan. Diduga, air sungai meluap mengakibatkana rusaknya pinggiran sungai yang membutuhkan pembuatan bronjong.
Penulis: Adri Yudha Damongi
Editor: Fahmi Gobel






Comment