Tim Pemkab Boltim dan Indosat Survey Lokasi, Atasi Jaringan Blank Spot Area

mediatotabuan.co, Boltim — Tiga desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), belum tersentuh jaringan selular dan internet. Namun, pemerintah mempercepat pembangunan tower telekomunikasi dibuktikan dengan survei validasi data.

Diketahui, warga di Desa Atoga Timur Kecamatan Motongkad, Desa Matabulu Timur dan Desa Jiko Belanga Kecamatan Nuangan, sangat merindukan jaringan telekomunikasi yang memadai. Hal itu terjawab sudah berkat komitmen Bupati  Boltim Sam Sachrul Mamonto, S.Sos.,M.Si, yang serius mengatasi persoalan blank spot area.

Kini, dari enam desa yang masih blank spot, empat diantaranya sudah terakomodir. tinggal dua desa lagi yaitu desa Bukaka dan Kokapoi segera menikmati jaringan di tahun ini (2022).

Tim pemerintah daerah yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR Kabupaten Boltim, telah mendampingi provider mitra grup Indosat (PT. Protelindo) melakukan survey lapangan rencana pembangunan menara telekomunikasi di sejumlah titik.

“Dinas Kominfo dan perangkat daerah terkait bersama Protelindo telah turun survey lapangan untuk menentukan titik pembangunan menara telekomunikasi. Survey ini langkah awal memastikan agar benar-benar siap,” kata Kepala Dinas Kominfo Boltim, Khaeruddin Mamonto, Kamis (9/06/2020).

Khaeruddin membeberkan, ada tiga lokasi rencana dibangun menara telekomunikasi tersebut, yakni di Desa Atoga Timur Kecamatan Motongkad serta di Desa Matabulu Timur dan Desa Jiko Belanga Kecamatan Nuangan.

“Lokasi-lokasi ini sangat memerlukan jaringan telekomunikasi, sehingga dapat membantu informasi publik,” terangnya.

Dia menambahkan, sebelumnya Bupati Boltim melayangkan surat ke beberapa provider, termasuk Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Alhamdulillah, dari enam desa yang masih blan kspot, empat sudah terakomodir, dua desa lagi segera menyusul,”  ungkapnya.

 

Penulis: Haswin Tomas

Editor: Fahmi Gobel

Comment