MTs Ma’arif Gogaluman, Direspon Positif Tokoh Agama Poigar

mediatotabuan.co, Poigar – Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif Gogaluman, menuai respon dan dukungan positif para tokoh agama, tokoh masyarakat, Kecamatan Poigar.

Buktinya, pada rapat Jumat lalu, puluhan tokoh di Kecamatan Poigar hadir memenuhi undangan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) MWC Kecamatan Poigar.

Kesempatan pertama, pembina LP Ma’arif Poigar Fahmi Gobel, mempresentasikan soal MTs yang baru dibuka dan menerima santri pada tahun pelajaran 2022-2023.

Sosialisasi MTs Ma’arif Gogaluman kepada masyarakat Poigar, Jumat pekan lalu. (Foto: LP Ma’arif NU Poigar)

“Secara gamblang dan terbuka proses MTs ini sudah disampaikan kepada masyarakat muslim Poigar, yang diwakili para tokoh dari beberapa desa, alhamdulllah responnya bagus dan mereka akan turut akan membantu segala prosesnya,” kata Fahmi, Minggu (24/7/2022).

Bahkan kata Fahmi, karena MTs ini masih terkendala dengan operasional jangka pendek, undangan langsung ada yang memberikan bantuan.

“Ini tanda baik, karena respon masyarakat cukup bagus, bahkan saat itu juga ada yang memberikan bantuan,” katanya.

Ditambahkan, rapat tersebut mengundang tokoh masyarakat muslim juga para sangadi (kepala desa) yang muslim, dalam rangka sosialisasi soal sekolah ini.

MTs Ma’arif Gogaluman, adalah madrasah pertama yang dibangun di wilayah itu. Sebab selama ini anak-anak di Kecamatan Poigar harus jauh-jauh sekolah madrasah di Minahasa Selatan.

Sementara, Poigar merupakan gerbang Bolmong, yang juga butuh satuan pendidikan berbasis agama.

“Ini sekolah Islam yang pertama di Poigar, dan sudah diidam-idamkan puluhan tahun oleh masyarakat Poigar,” katanya.

“Alhamdulliah, karena suport dan do’a banyak orang, maka tahun ini sudah mulai dibuka pendaftaran peserta didik baru, dan yang ikut MATSAMA, ada 17 santri,” katanya lagi.

Ketua MWC Nahdlatul Ulama (NU) Poigar, Ustadz H. Ade’ Mamonto menambahkan, pihaknya akan mengembangkan sekolah ini, menjadi sekolah yang unggul.

“Karena yang akan kami dahulukan dalam pelajaran sekolah adalah akhlak dan pemahaman soal akidah atau paham Ahlusunnah Wal Jamaah.

“Agar generasi berikut akhlaknya bagus, akademiknya maju, dan paham akidahnya, toleran juga ramah,” terang Ustadz humoris ini.

“Sehingga mereka (santri) ini dipersiapkan menjadi duta Muslim poigar, untuk menebar kebaikan yang toleran,” terangnya.

Salah satu tokoh pendidikan Bolmong, Burhanudin Lupoyo mantan Kepala Sekolah SMK N 1 Kotamobagu, juga turut hadir dan memberikan suport.

“Kami bangga, dan kami akan mendukung pendirian sekolah ini, sebagai mantan pendidik, saya secara pribadi sangat mendukung,” katanya.

Terlihat beberapa sangadi (kepala desa) tokoh masyarakat hadir memberikan suport.

Begitupun Imam, Pegawai Syari’i dan BTM serta BKMT Desa Gogaluman hadir dalam acara yang berlangsung sore tersebut. 

Turut jadir Kepala KUA Poigar Taufik Kaili, S.Fil.I, yang juga membantu mengajar kepada santri MTs Ma’arif ini.

Perlu diketahui, MTs Ma’arif Gogaluman, berada dibawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU), milik ormas terbesar di Indonesia bahkan dunia yakni Nahdlatul Ulama (NU).

Informasi dirangkum, pendirian MTs Ma’arif Gogaluman ini, dimotori PAC GP Ansor dan Banser Kecamatan Poigar.

 

Penulis: Gito Simbala

Comment