Sebagai Tuan Rumah, Ketua KONI Bolmong Persentasekan Kesiapan Porprov Sulut 2022

mediatotabuan.co, Bolmong – Pj Bupati sekaligus Ketua terpilih Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Ir Limi Mokodompit MM, mempersentasekan kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara (Sukut) Ke-XI di Kabupaten Bolmong, Selasa (09/08/2022).

Kesiapan Bolmong menjadi tuan rumah Porprov Ke-XI ini, dipersentasikan pada Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Ketua KONI Provinsi Sulut yang juga sebagai Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven Kandou, dan juga dihadapan pengurus KONI kabupaten kota se-Sulut, di Hotel Luwansa.

“Suatu kehormatan bagi Kabupten Bolaang Mongondow dipercayakan menjadi tuan rumah pada Porprov Ke -XI Tahun 2022 ini, yang akan diselenggarakan pada bulan September, Oktober dan November akhir tahun ini,” kata Limi.

“Dan Bolmong siap menyelenggarakan Porprov ini,” tambahnya.

Ia optimis, pelaksanaan Porprov di Bolmong tersebut akan sukses prestasi, sukses administrasi dan sukses pelayanan.

“Untuk kesiapan penyelenggaraan Porprov di Bolmong sudah tidak ada masalah lagi. Mulai dari kesiapan tempat, akomodasi dan transportasi, termasuk stabilitas keamanan selama kegiatan Porprov, akan terus kita lakukan koordinasi dengan Forkopimda,” katanya lagi.

“Secara teknis pada pelaksanaan Porprov, panitia sudah terbentuk, tinggal mau jalan saat waktunya tiba,” imbuh Limi.

Pada kesempatan itu, Ketua Harian KONI Bolmong Drs Ashari Sugeha menyampaikan untuk pelaksanaan Porprov di Bolmong dilakukan di dua daerah, yakni Kabupaten Bolmong dan Kota Kotamobagu.

“Untuk Bolmong ada 21 cabang olahraga (Cabor) dan 12 cabor di selenggarakan di kota Kotamobagu. Dari segi anggaran, Bolmong sudah siap, dan untuk penginapan jika hotel Sutan Raja penuh. Besok kami akan berkoordinasi dengan para Sangadi untuk menyiapkan rumah warga jika dibutuhkan nanti,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Sulut Steven Kandou, mewanti – wanti kepada seluruh KONI kabupaten kota di Sulut, untuk berhati – hati dalam menggunakan dana hibah lewat APBD sebab penggunaan dana hibah menjadi perhatian serius dari BPK.

“Biasanya BPK pertama kali lakukan validasi oleh BPK di bulan Januari dan Februari,” imbuhnya. Untuk itu, ia ingatkan kepada KONI kabupaten kota tentang akuntabilitas dalam penggunaan dana hibah tersebut.

Penulis: Gito Simbala

Comment