mediatotabuan.co, Bolsel — Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Suharti Damo, mengatakan bahwa semua pihak memiliki peran penting untuk mengatasi kekerasan terhadap perempuan di daerah itu.
Hal tersebut disampaikan Suhartini saat kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Desa Popodu, Kecamatan Bolaang Uki ini menghadirkan narasumber dari Yayasan Suara Bobato Bolmong Raya, Erni Tungkagi, Kamis (25/9/2022).
“Semoga semua elemen dan peserta bisa mewakili apa yang menjadi kegiatan hari ini, untuk bisa membantu mensosialisasikan pencegahan kekerasan perempuan dan anak,” ujarnya.
Suhartini menambahkan, pihaknya menghadirkan tim penggerak PKK kecamatan, Darma wanita kecamatan, KNPI kecamatan dan kepala-kepala sekolah se-Bolsel sebagai peserta.
“Sehingga diharapkan kedepan di Bolsel bisa nol kasus, kalaupun ada hanya 1 sampai 2 kasus saja,” katanya.
Sementara itu, Asisten I Setda Bolsel, Alsyafri Kadullah, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas PPKBP3A ini sangat baik, sehingga pihaknya berharap ada rekomendasi penting yang kemudian dilahirkan.
Oleh sebab itu, kata dia, semua pihak mesti terlibat dan mendukung penuh, baik itu organisasi perempuan, PKK, dan BKMT.
“Semua organisasi-organisasi ini bisa menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat, agar kasus kekerasan perempuan bisa hilang,” tandasnya.
Advetorial






Comment