mediatotabuan.co, Manado – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2022 ini, Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sulawesi Utara (Sulut), bersama Badan Otonom (Banom) dan lembaga lainnya, menggelar Road Show KIRAB Santri, Kamis (20/10/2022).
KIRAB Santri ini, diawali di kantor Sekretariat PWNU Sulut, dan akan dilaksanakan selama dua (2) hari di 11 kabupaten kota se-Sulut, meliputi Kota Manado, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kabupten Minahasa Tenggara (Mitra), Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kota Bitung, dan Kabupaten Minasaha Utara (Minut).

KIRAB Santri dilepas Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Sulut, Hi Sarbin Sehe SAg MPdI, sekitar pukul 07.00 WITA dan Finish di Kampung Ketang, Manado.
Puncak kegiatan KIRAB Santri ini, akan dilaksanakan upacara Hari Santri Nasional pada Sabtu 22 Oktober 2022 tepat pukul 07.00 WITA mendatang.
Pelaksanaan KIRAB Santri ini, dipimpin langsung Ketua Panitia yang juga sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulut, Yusra Alhabsyi SE.
Menurut Yusra Alhabsyi, KIRAB Santri kali ini, dilakukan sangat berbeda dengan kegiatan-kegiatan KIRAB sebelumnya.
“Selain Kirab, PWNU, Banom dan lembaga lainnya bekerja sama dengan PCNU dan Banomnya melakukan beberapa agenda yaitu Bakti Sosial, Istighosah, Tartil Qur’an, Sosialisasi, dan Ziarah Makam di kabupaten yang akan disinggahi,” kata Yusra, yang juga sebagai anggota DPRD Provinsi Sulut.

Menurutnya, tujuan dari sejumlah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam KIRAB Santri ini, untuk meningkatkan ukhuwah antar sesama manusia, tidak melupakan sejarah, sekaligus untuk dakwah atau syiar islam.
“Peserta KIRAB Santri ini yang akan berpartisipasi sekitar 100 orang dari berbagai elemen masyarakat, serta yang akan hadir dalam apel puncak dilapangan Kelurahan Ketang diperkirakan hampir 3.000 orang meliputi seluruh santri baik dari siswa maupun siswi sekolah madrasah,” ujarnya.
Pada kesemata itu, Sekretaris DPW PKB Sulut ini, memohon dukungan semua elemen masyarakat di Sulut terutama daerah atau jalur yang dilewati peserta KIRAB Santri ini.
“Saya mohon dukungan dan doa agar kegiatan ini sukses dan berjalan lancer. Dan saya menyampaikan permohonan kepada masyarakat khususnya pengendara jalan yang sempat terganggu dengan aktivitas KIRAB Santri ini,” ucapnya.

“Saya juga mangajak seluruh masyarakat Sulut untuk bersama-sama merayakan atau memeriahkan Hari Santri Nasional Tahun 2022 ini,” ajak mantan antivis PMII Cabang Manado, yang juga Majelis Pembina Nasional (Mabinas) PB PMII.
Turut hadir pelepasan KIRAB Santri dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional ini pengurus PWNU Sulut beserta Banom-nya, kantor Kemenag Sulut, pemerintah, TNI, Polri serta tamu dan undangan.
Penulis: Gito Simbala






Comment