12 Desa Kelurahan di Kotamobagu Jadi Fokus Penanganan Stunting 2023

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Sebanyak 12 desa dan kelurahan yang tersebar di empat (4) kecamatan di Kota Kotamobagu akan mnejadi fokus penanganan stunting tahun 2023 mendatang.

Ke 12 desa tersebut yakni di Kecamatan Kotamobagu Utara yaitu Desa Pontodon Timur, Desa Sia, Kelurahan Upai dan Kelurahan Biga. Di Kecamatan Kotamobagu Barat yakni Kelurahan Kotamobagu. Untuk Kecamatan Timur yaitu Desa Moyag Tampoan, dan Kelurahan Sinindian. Sedangkan di Kecamatan Kotamobagu Selatan yakni Desa Poyowa Besar 1, Desa Poyowa Besar 2, Desa Bungko, Desa Kopandakan 1 dan Desa Poyowa Kecil.

Ini diungkapkan  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, saat membuka pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Tahunan (RAT) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023, Jumat (21/10/2022).

“Berdasarkan gelar data hasil analisis situasi (Aksi 1) diperoleh 12 desa kelurahan lokasi fokus tahun 2023 penanganan percepatan penurunan stunting, yaitu Kelurahan Kotamobagu, Desa Pontodon Timur, Desa Sia, Kelurahan Biga, Upai, Desa Moyag Tampoan, Kelurahan Sinindian, Desa Bungko, Kopandakan I, Poyowa Besar I, Poyowa Besar II dan Desa Poyowa Kecil,” ungkapnya.

Sofyan melanjutkan, jika berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) pengukuran bulan Agustus 2022, prevalensi stunting di Kota Kotamobagu sebesar 4,9%.

“Atau sebanyak 294 Balita stunting,” bebernya.

Milihat dari data tersebut kata Soyan, di Kota Kotamobagu mengalami kenaikan stunting.

“Data ini menunjukan kenaikan dari sebelumnya 3,86% atau sebanyak 271 Balita stunting,”

Untuk itu, ia berharap melalui kegiatan FGD ini, dapat diperoleh berbagai masukan, saran maupun rekomendasi yang dirumuskan secara bersama para pemangku kepentingan (stakeholder) bagi penyusunan agenda pembangunan berkelanjutan di Kota Kotamobagu.

Penulis: */Gito Simbala

Comment