Berpolemik Sejak 2018, Pj Bupati Buol Gelar Dialog Bersama Pedagang Pasar dan Pelaku UMKM

MEDIATOTABUAN.CO, BUOL – Pj Bupati Buol Drs Moh Mukhlis MM, gelar dialog dengan pelaku UMKM dan pedagang pasar, Kamis (27/10/2022).

Dialog tersebut buntut dari pertemuan sebelumnya antara pemerintah dan pedagang yang belum menuai kesepakatan.

Diketahui, masalah pedagang sayuran dan penjual ikan telah mencuat sejak direlokasi pada 2018.

Baca Juga: Perempuan Penodong Pistol di Istana Diduga Terhubung dengan HTI dan NII

Pasalnya, akibat relokasi ke Pasar Kampung Bugis, para pedagang dan pelaku UKM mengeluh soal akses yang jauh dari pemukiman.

Akibatnya, penjual merugi lantaran masyarakat kurang yang datang ke pasar tersebut.

Pelak saja, pedagang dan pelaku UMKM pun berbondong bondong meninggalkan pasar dan berjualan di bahu jalan dan trotoar.

Persoalan inipun belum menemui titik terang, dan tercatat sudah 16 kali pertemuan antara pemerintahan sebelumnya dengan pedagang.

Sementara, Pj Bupati Buol sudah dua kali menggelar pertemuan, tapi belum juga menemukan solusi.

“Ini adalah pertemuan yang ketiga kalinya semenjak jadi Penjabat Bupati Buol,” kata Drs Moh Mukhlis MM, Kamis (27/10/2022).

Ia berharap pertemuan kali ini akan ada titik temu agar masalah ini tidak lagi berlarut larut.

“Saya berkeinginan tinggi untuk mencarikan solusi agar permasalahan tidak berulang,” kata Mukhlis.

Baca Juga: Ini Alasan Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Bharada E dan Saksi Hadir di Pengadilan Bersamaan

Dan terkait akses pasar, pemerintah Buol bernisiatif mengangktifkan lagi Pasar Raya Buol, yang sangat dekat dengan pemukiman.

“Rencananya Pasar Raya Buol akan dijadikan pusat perdagangan ikan, sayuran, pakaian dan bahan campuran,” kata bupati.

Salah satu pedagang Pasar Kampung Bugis, Sucipto Mentemas, mengatakan akan mengikuti petunjuk pemerintah.

“Tapi harus memperhatikan azas manfaat dan dampak ekonomi bagi pedagang,” singkat Sucipto.***

 

Penulis: Moh Farsi

Editor: Fahmi Gobel

Comment