Hati-Hati Penyakit TB Jangan Putus Obat, Bisa Begini…

mediatotabuan.co, Boltim Bagi penderita penyakit tuberculosis (TB), jangan sampai putus minum obat karena akan berdampak terhadap penyembuhan.

Sebab bila bila penderita TB putus minum obat maka akan mengakibatkan Multi Drug Resistent (MDR), yang dampaknya akan kebal terhadap obat.

Sehingga program pengobatan enam bulan berturut-turut akhinya akan gagal, dan bisa saja pengobatan akan lebih panjang lagi.

Makanya, dokter menyarankan agar minum obat bagi penderita TB, sebaiknya jangan putus selama enam bulan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow Timur (Kadis Dinkes Boltim), Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dr. Hamdan Korompot.

“Karena banyak pasien-pasien itu sudah minum obat tapi sering putus obat karena tidak ada yang mengawasi,” ungkap Hamdan Korompot.

Sehingga di Boltim, pihaknya meningkatkan kapasitas kader-kader untuk mendampingi penderita TB dalam hal pengobatan yang rutin.

Pihaknya menggandeng Dinkes Provinsi Sulut, memberikan penguatan kapasitas petugas kesehatan, di Cafe Goba Molunow Kecamatan Modayag, Kamis (3/11/2022).

Puskesmas yang mengirimkan kader-kader tersebut adalah puskesmas yang di wilayahnya terdapat pasien TB terbanyak.

“Sehingga walaupun pengobatannya sampai enam bulan sudah tidak tidak bisa, dia tidak akan sembuh, sehingga ia masuk kategori II artinya pengobatannya 9 bulan ke atas,” kata Hamdan.

Lanjut Hamdan diharapkan tahap I pasien sudah sembuh, dengan adanya pelatihan pengawas minum obat.

“Tugas mereka ini mengawasi itu pasien tuberculosis (TB) yang minum obat itu dia minum setiap hari,” ucap Hamdan.***

 

Penulis: Haswin Tomas

Editor: Fahmi Gobel

Comment