Pemkot Sosialisasikan Protokol CHSE Sektor Pariwisata

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan sosialisasi Pelaksanaan Protokol Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE) kepada para pemangku kepentingan disektor pariwisata, Kamis (17/11/2022).

Diinfomrasikan, Program Sertifikasi CHSE atau Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan yang digagas oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diandalkan untuk memulihkan ekonomi nasional pasca-Covid-19.

Nampak Kepala Disparbud Kotamobagu, saat memberikan arahan. (Foto: Diskominfo Kotamobagu)

Sosialisasi CHSE di Pemkot Kotamobagu ini, sebagai upaya meningkatkan pemahaman terkait penerapan CHSE oleh semua pemangku kepentingan dengan penuh kesadaran dan kepedulian baik itu di destinasi wisata maupun sarana dan prasarana pendukungnya seperti jasa kuliner dan akomodasi sehingga tercipta rasa kepercayaan wisatawan yang berkunjung.

Kegiatan sosialisasi ini, dilaksanakan di aula Pemkot Kotamobagu, dan dibuka Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara melalui Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Nasli Paputungan SE, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kotamobagu, Anki Taurina Mokoginta ST ME.

Dalam kesematan itu, Nasli Paputungan memberikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang berkaitan dengan pemuihan ekonomi pasca Covid-19.

Nampak suasana pelaksanaan sosialisaso CHSE di aulah Pemkot Kotamobagu. (Foto: Diskominfo Kotamobagu)

Menurutnya, sejumlah upaya harus dilakukan agar pariwisata segera pulih dan kembali bergeliat, dimana salah satu strategi yang diterapkan adalah program CHSE yaitu kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.

“Ini bertujuan menerapkan protokol kesehatan di destinasi wisata beserta seluruh sarana dan prasarana pendukungnya,” ujarnya.

“Perlu saya ingatkan kepada seluruh peserta bahwa saat ini sektor pariwisata tidak lagi berorientasi pada kuantitas, tetapi pada quality tourism, yakni bagaimana kita mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan pada saat berkunjung ke daerah ini,” ucapnya.

Oleh karena itu kata Nasli, pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi para pelaku jasa kuliner dan akomodasi tentang pentingnya penerapan protokol cleanliness, health, safety and environment.

Pemkot Kotamobagu, saat mensosialisasikan CHSE kepada para pemangku kepentingan disektor pariwisata. (Foto: Diskominfo Kotamobagu)

Nasli juga menghimbau kepada seluruh peserta agar terus mematuhi protokol kesehatan yang berbasis pada cleanliness, health, safety and environment dengan konsisten, sehingga industri pariwisata di daerah ini, akan dapat semakin berkembang serta dapat berjalan dengan baik, sebagaimana yang menjadi harapan kita semua.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Pengembangan Industri, Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Fany J Mathewus SP MSi, Assesor Nasioanal BNSP Uji Kompetensi Pariwisata Sam Tampusu, dan peserta sosialisasi CHSE.

Advetorial/Gito Simbala

Comment