mediatotabuan.co, Kotamobagu – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menggelar rapat teknis pengendalian inflasi, terkait pengendalian harga LPG termasuk pengelolaan antrian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jelang Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 2023, Kamis (08/12/2022).
Rapat yang dipimpin Asisten ll Kotamobagu, Hj Siti Rafiqah Bora SE ini, dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu.
Rafiqah Bora, ketika dikonfirmasi mengatakan, rapat tersebut untuk membehas dinamika ditengah-tengah masyarakat jelang perayaan Natal dan Rahun Baru 2023, termasuk mengatasi antrian di depan SPBU-SPBU.
Menurutnya, sebagaimana keluhan masyarakat, akibat antrian di depan stasiun SPBU, masyarakat sekitar merasa tidak nyaman atau terganggu termasuk penguna jalan lainnya.
“Seperti kita lihat pada saat ini di Stasiun SPBU yang ada di Matali antriannya sudah sangat menumpuk. Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak pengelolah untuk melakukan tindakan tegas terkait dengan antrian ini,” ucapnya.
Pada rapat tersebut kata Rafiqah Bora, pihaknya meminta pengelolah SPBU agar dapat menindak tegas terkait dengan antrian dan tidak melayani masyarakat sebelum SPBU di buka.
“Ini dilakukan agar masyarakat tertib dan memberikan efek jerah. Insyaallah, hasil rapat ini kita akan tindak lanjuti di lapangan nanti,” ujar mantan Kabag Humas Pemkab Bolmong ini.
Ia juga mengimbau kepada pihak SPBU agar tetap bekerja sama dan kooperatif dengan pemerintah.
“Tidak harus langsung ke kami (pemkot) tetapi langsung saja ke pemerintah setempat kelurahan masing-masing supaya hal-hal seperti ini bisa diantisipasi lebih cepat,” pungkasnya.
Penulis: Gito Simbala






Comment