mediatotabuan.co, Kotamobagu – Mewakil Wai Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, Wakil Wali (Wawali) Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan SH, membuka kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kota Kotamobagu Tahun 2023 di Hotel Sutanraja Kotamobagu, Kamis (16/03/2023).
Menurut Nayodo Koeniawan, dampak stunting pada balita merupakan masalah yang sangat serius. Stunting sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada seribu hari pertama kehidupan.
“Pemerintah Kota Kotamobagu terus melakukan berbagai upaya dalam rangka percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting,” kata Nayodo.
Lanjutnya, sejumlah langkah terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu berkerja sama dengan istansi lainnya dalam menangani stunting di Kota Kotamobagu.
“Peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan intervensi spesifik, serta penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset dan inovasi, merupakan langkah yang diambil Pemkot Kotamobagu guna menurunkan prevalensi stunting,” tuturnya.
Nayodo pun berharap dengan kegiatan rembuk stunting ini, dapat melahirkan ide dan gagasan dalam menurunan angka stunting di Kota Kotamobagu.
“Semoga dengan dilaksanakannya Rembuk Stunting Tingkat Kota Kotamobagu ini, akan dapat melahirkan berbagai saran, ide, gagasan dan masukan guna mempercepat penurunan stunting terintegrasi di daerah ini,” harapnya.
Hadir dalam Rembuk Stunting Tingkat Kota Kotamobagu Tahun 2023 ini diantaranya Kapolres Kotamobagu, mewakili Dandim 1303 Bolmong, mewakili Kepala Kejasaan Negeri Kotamobagu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu dan sejumlah pejabat di jajaran Pemkot Kotamobagu serta para peserta Rembuk Stunting Tingkat Kota Kotamobagu Tahun 2023.
Penulis: Gito Simbala






Comment