Netfid Bolsel Serukan Parpol dan Caleg Ciptakan Pemilu Damai

mediatotabuan.co, Bolsel — Network for Indonesia Democratic Society (Netfid) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), menyerukan kepada Partai Politik (Parpol) dan Calon Legislatif (Caleg) untuk melahirkan pemilu damai pada pesta demokrasi 2024.

Ketua Netfid Bolsel, Taufik Hidayat Dali, mengatakan pemilu 2024 telah memasuki tahapan kampanye yang dimulai 28 November 2023 – 10 Februari 2024. Karena itu, ia mengharapkan peserta pemilu agar menaati aturan ketika berkampanye sebagaimana tertuang di UU 7 tahun 2017.

“Misalnya pasal 280 ayat (1) UU 7 tahun 2017 menjelaskan bahwa dalam berkampanye dilarang menghina seseorang, suku, agama, ras, golongan, calon dan/atau peserta pemilu yang lain,” katanya, Selasa (5/12).

Menurut Taufik, dengan menaati undangan-undangan pemilu tersebut, dia meyakini pemilu 2024 di Kabupaten Bolsel akan berjalan damai dan bermartabat.

“Sebab setiap orang atau peserta pemilu memiliki identitas yang berbeda-beda. Karena itu, ketika berkampanye jangan kemudian menyinggung atau menjelekkan identitas orang lain,” ujarnya.

Taufik menambahkan, dalam menciptakan pemilu damai dan bermartabat peran civil society sangat penting. Hal ini, lanjutnya, untuk memastikan pemilu 2024 terhindar praktik yang dilarang oleh undang-undang, seperti kampanye hitam (black campaign) dan politik uang (money politic).

“Masyarakat sangat penting peranannya, terutama mengawasi para peserta pemilu dan melaporkan setiap dugaan pelanggaran kepada Bawaslu setempat,” tandasnya.***

Comment