Asripan Nani: Angka Prevalensi Stunting Harus Menyentuh 14%

mediatotabuan.co, Kotamobagu – Penjabat (Pj) Wali Kota Kotamobagu, Dr Drs Hi Asripan Nani MSi, menyebutkan angka Prevalensi Stunting harus menyentuh 14%, Sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang menetapkan angka Prevalensi Stunting harus menyentuh 14%,” kata Asripan, saat membuka Rakor Tim Penanggulangan Stunting Kota Kotamobagu, Senin (18/12/2023).

Untuk mencapai angka Prevalensi Stunting tersebut kata Asripan Nani, maka tentu diperlukan strategi.

“Strateginya menurunkan Prevalensi Stunting seperti meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi,” tutur mantan dosen STIE Widya Dharma Kotamobagu ini.

“Saya meminta kepada Kepala Desa, Lurah dan para Kepala Puskesmas untuk berkoordinasi dalam rangka memastikan anak-anak yang tergolong Stunting pada Desa dan Kelurahan masing-masing, agar nantinya penangulangan Stunting dapat dilaksanakan dengan baik,” pintahnya.

Penulis: Gito Simbala

Comment