mediatotabuan.co, Kotamobagu – Setiap daerah (kabupaten kota) di Indonesia memiliki lambang masing-masing, termasuk Kota Kotamobagu yang menjadi daerah otonom Tahun 2007 lalu.
Sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, ini arti lambnag Kota Kotamobagu yang terdiri dadri tulisan, payung, tombank dan perisai, garis, warna dan sebagainya:
Tulisan Kinalang – Paloko: Menurut sejaarah adat bahwa KINALANG melambangkan para pemimpin dan PALOKO melambangkana masyarakat atau rakyat yang dinamakan “Do Dandian in Kinalang bo Paloko” (Perjanjian antara Pemimpin dan Rakyat), yang bunyinya “Obagaan In Akuoi Ba Bibitonku In Iko” (Dukunglah Pemerintahanku dan Aku Akan Mensejahterakan Kamu), lalu PALOKO menjawab “O’O Kuntungon Namiu Yo Bibittonmu In Kami” (Baik Kami Akan Mendukungmu Tetapi Wujudkanlah Kesejahteraan Bagi Kami).
Payung: Melambangkan bahwa pemimpin adalah sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.
Tombak dan Perisai: Melambangkan kesetiaan atau loyalitas rakyat kepada para pemimpin.
23 Garis Putih Dibawah Payung, 5 Buah Warna kuning Penutup Payung Dibidang Terbagi Dua Berjunlah 27 Kotak Dalam Perisai: Melambangkan Tanggal Kelahiran Kota Kotamobagu 23 Mei Tahun 2007 sebagai Daerah Otonom Baru.
Warna Bingkai Merah dan Putih: Pada dasarnya logo bentuk Jagung melambangkan bahwa Kota Kotambagu adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Warna Biru dan Kuning: Melambangkan bahwa Kota Kotamobagu memiliki kesamaan kultur, adat dan budaya masyarakat Totabuan yang selalu dijunjung tinggi. Hijau melambangkan kedamaian dan Hitam melambangkan kekokohan.
Penulis: Gito Simbala






Comment